Pengaruh Relaksasi Autogenik Terhadap Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang IV Sipin
DOI:
https://doi.org/10.71417/galen.v2i1.107Keywords:
Relaksasi autogenik, hipertensi, tekanan darah, terapi nonfarmakologis, Puskesmas Simpang IV SipinAbstract
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi yang menjadi faktor risiko utama penyakit jantung dan stroke. Terapi nonfarmakologis seperti relaksasi autogenik dapat digunakan sebagai alternatif untuk menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh relaksasi autogenik terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan rancangan one group pre-test and post-test design. Sampel berjumlah 41 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi relaksasi autogenik selama tiga hari berturut-turut dengan durasi 15–20 menit. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan penurunan median tekanan darah sistolik dari 136 mmHg menjadi 131 mmHg dan diastolik dari 80 mmHg menjadi 75 mmHg. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan penelitian ini adalah relaksasi autogenik efektif menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada penderita hipertensi, sehingga dapat dijadikan terapi nonfarmakologis pendamping dalam pengelolaan hipertensi di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.
Kata kunci: Relaksasi autogenik, hipertensi, tekanan darah, terapi nonfarmakologis, Puskesmas Simpang IV Sipin
Downloads
References
Bado, A. (2022). Teknik purposive sampling dalam penelitian kualitatif: Implikasi dan aplikasi praktis. Jurnal Metodologi Penelitian, 8(2), 45–67.
Conover, W. J., & Iman, R. L. (1981). Rank transformations as a bridge between parametric and nonparametric statistics. The American Statistician, 35(3), 124–129. https://doi.org/10.1080/00031305.1981.10479327
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.
Defianna, S. R., Santosa, A., Probandari, A., & Dewi, F. S. T. (2021). Gender differences in prevalence and risk factors for hypertension among adult populations: A cross-sectional study in Indonesia. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(12), 6259. https://doi.org/10.3390/ijerph18126259
Dinas Kesehatan Kota Jambi. (2023). Laporan kasus penyakit tidak menular di Kota Jambi.
Emzir. (2016). Metodologi penelitian kualitatif: Analisis data. PT RajaGrafindo Persada.
Fontes, A. C., Souza, J. M. P. de, Amaral, A. C. F. do, & Zanesco, A. (2023). Mental stress and sympathetic nervous system activation in cardiovascular responses: A narrative review. Journal of Functional Morphology and Kinesiology, 8(3), 114. https://doi.org/10.3390/jfmk8030114
Kario, K. (2024). The WHO Global report 2023 on hypertension warning: Emphasis on cardiovascular prevention at all stages. Nature, 627, S2–S3. https://doi.org/10.1038/d41586-024-00673-8
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 dalam angka. Kementerian Kesehatan RI.
Naibaho, R. M., & Arianti, W. D. (2025). Autogenic relaxation is effective in reducing blood pressure in elderly people who experience hypertension. Indonesian Journal of Global Health Research, 7(2), 417–428. https://doi.org/10.37287/ijghr.v7i2.1765
Rossyda, E. N., & Rekawati, E. (2025). Terapi kombinasi non-farmakologi untuk menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 16(2), 600–610. https://doi.org/10.33846/sf16249
Saputra, P. B. T., Hendra, H., Syafiq, A., Kurniawan, R., Kaharman, K., & Nugroho, J. P. (2023). Diagnosis dan terapi non-farmakologis hipertensi. CDK, 250, 161–169. https://doi.org/10.33846/cdk.v250.6143
Subhaktiyasa, P. G. (2024). Evaluasi validitas dan reliabilitas instrumen penelitian kuantitatif: Sebuah studi pustaka. Journal of Education Research, 2(3), 5599–5618.
Sucipto, A., Qorahman, M. M. W., & Agustin, L. (2023). Pengaruh relaksasi autogenik terhadap tekanan darah sistolik dan diastolik pada lansia dengan hipertensi. Jurnal Borneo Clinical Health, 5(1), 70–82.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sutresna, D. M. S., & Wasludin. (2024). Pengaruh relaksasi autogenik terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di wilayah puskesmas tanah tinggi. Medic Nutricia, 8(3).
Widiana, D. R., & Soetopo, H. (2025). Penerapan uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk menganalisis perbedaan nilai tes sebelum dan sesudah pelatihan digital marketing. Jurnal Teknologi Maritim, 31(1), 30–45.
World Health Organization. (2021). More than 700 million people with untreated hypertension [Press release]. https://www.who.int/news/item/25-08-2021-more-than-700-million-people-with-untreated-hypertension
World Health Organization. (2024). Uncontrolled high blood pressure puts over a billion people at unnecessary risk [Press release]. https://www.who.int/news/item/22-09-2024-uncontrolled-high-blood-pressure-puts-over-a-billion-people-at-unnecessary-risk
Zhang, D., Shen, X., Qi, X., Gao, P., Liu, L., & Wang, G. (2020). Long-term exposure to ambient air pollution and mortality from cardiovascular disease: A prospective cohort study in China. European Heart Journal, 41(20), 1907–1916. https://doi.org/10.1093/eurheartj/ehaa486
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rosa Amalia, Yosi Oktarina, Tuti Aryani (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












