Hubungan Pengelolaan Higiene Sanitasi Makanan dengan Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Posyandu Balong Lor Kelurahan Potorono
DOI:
https://doi.org/10.71417/galen.v2i1.122Keywords:
higiene sanitasi makanan , diare , sanitasiAbstract
Diare merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada balita di Indonesia. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kejadian diare adalah rendahnya penerapan higiene dan sanitasi makanan di tingkat rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengelolaan higiene sanitasi makanan dengan kejadian diare pada balita di Posyandu Balong Lor, Kelurahan Potorono. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 45 responden yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengelolaan higiene sanitasi makanan yang buruk (60%), dan sebagian besar balita mengalami diare dalam enam bulan terakhir (62,2%). Uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengelolaan higiene sanitasi makanan dengan kejadian diare pada balita (p = 0,045, p < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa semakin baik pengelolaan higiene sanitasi makanan, maka semakin rendah risiko balita mengalami diare.
Downloads
References
Dewi, I. A. P. P., Paramasatiari, A. A. A. L., & Lely, A. A. O. L. (2023). Karakteristik Pasien Diare Anak Umur 2-5 Tahun di Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya, Denpasar. Aesculapius Medical Journal, 3(2), 180–187.
Djia, R. B., Marni, Bunga, H. E. Z., & Setyobudi, A. (2024). Determinan Perilaku Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita. Artikel Penelitian Jurnal Kesehatan, 13(2). https://doi.org/10.37048/kesehatan.v13i2.480
Endawati, A., Sitorus, R. J., & Listiono, H. (2021). Hubungan Sanitasi Dasar dengan Kejadian Diare pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Pembina Kota Palembang. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 21(1), 253. https://doi.org/10.33087/jiubj.v21i1.1143
Ernawati, W., Dhamayanti, R., & Monna, P. (2023). Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pekerjaan Ibu Terhadap Kejadian Diare Pada Balita. Jurnal Kesehatan Terapan, 10. https://doi.org/10.54816/jk.v11i1
Hariani, A. L. (2023). Hubungan Berat Badan Lahir Rendah Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 1-5 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Jorongan.
Manggiasih, V. A., & Jaya, P. (2021). Buku Ajar Asuhan Kebidanan pada Neonatus, Bayi, Balita dan Anak Pra Sekolah. Trans Info Media.
Meutuah, S., Deasy Siregar, S., & Wau, H. (2024). Faktor Risiko Kejadian Diare Pada Balita di Puskesmas Kota Sigli (Vol. 19).
Pramuja, R. A., & Candrasari, A. (2024). Hubungan Faktor Lingkungan Dan Sosial Ekonomi Dengan Kejadian Diare.
Silalahi, D. K., & Wulandari, R. A. (2024). Dampak Faktor Lingkungan terhadap Kejadian Diare di Provinsi Sumatera Utara: Analisis Data Survei Kesehatan Indonesia (Vol. 16, Issue 4).
Supariasa, I. D. N., & Handayani, D. (2019). Asuhan Gizi. EGC.
Wahyuni, N., Fitriani, Kiswanto, & Zakiyuddin. (2024). Hubungan Sanitasi Makanan Dengan Risiko Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Sawang Kabupaten Aceh Selatan. 5(3).
Yasmika, K. U., Wayan, N. A., & Agung Oka Lely, A. (2023). Gambaran Kejadian Diare pada Balita di Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya Denpasar. Aesculapius Medical Journal, 3(3).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sulistiani, Triani Rahmadewi, Kustiningsih (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












