Manifestasi Waham Persekutori dan Halusinasi Auditorik pada Skizofrenia Paranoid dengan Risiko Bunuh Diri: Laporan Kasus
DOI:
https://doi.org/10.71417/galen.v2i1.169Keywords:
Halusinasi Auditorik, Skizofrenia Paranoid, Waham Persekutori, Skizofrenia, Risiko Bunuh DiriAbstract
Skizofrenia paranoid dengan waham persekutori dan halusinasi auditorik menetap menimbulkan risiko bunuh diri tinggi yang memburuk saat kekambuhan akibat pengangguran dan isolasi sosial; studi Indonesia menekankan korelasi kuat dengan self-harm, sehingga memerlukan pelaporan klinis rinci. Laporan kasus ini bertujuan mengilustrasikan manifestasi pada pasien berriwayat suicide attempt. Menggunakan desain studi kasus deskriptif kualitatif dengan triangulasi wawancara semi-terstruktur, observasi klinis, dan rekam medis, penelitian menargetkan pasien rawat jalan Departemen Kedokteran Jiwa RS Muhammadiyah Lamongan, sampling purposif kasus tunggal pria dewasa dengan gejala 10 tahun. Skala PANSS dan C-SSRS mengukur keparahan, dianalisis tematik melalui reduksi data, pengkodean, dan verifikasi member checking. Hasil menunjukkan ketakutan dijahati selama 10 tahun, berbicara sendiri, menarik diri, serta upaya bunuh diri ke rel kereta tiga tahun lalu, kambuh saat pengangguran dengan penurunan perawatan diri. Kesimpulannya, skrining risiko bunuh diri dini rutin dan pelatihan coping keluarga meningkatkan prognosis gejala psikotik menetap di praktik Indonesia.
Downloads
References
Andri, J., Febriawati, H., Panzilion, P., Novita Sari, S., & Utama, D. A. (2025). Implementasi keperawatan dengan pengendalian diri klien halusinasi pada pasien skizofrenia. Jurnal Kesmas Asclepius. https://doi.org/10.31539/jka.v1i2.922
Ayu, E. T., Kurniawan, A., & Sari, D. P. (2024). Analisis faktor kontributif pasien skizofrenia. Inquiry: Jurnal Psikologi, 5(1), 1-12.
Bornheimer, L. A., Tarrier, N., & Wang, L. (2024). Self-harm, suicidal ideation, and the positive symptoms of psychosis. Schizophrenia Research, 265, 45-52. https://doi.org/10.1016/j.schres.2024.02.015
Chang, W. C., Kwok, H. Y. M., & Chan, G. H. K. (2021). Auditory hallucinations, depressive symptoms, and current suicidal ideation in psychiatric outpatients. Schizophrenia Research, 237, 120-126. https://doi.org/10.1016/j.schres.2021.08.025
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2023). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Emzir. (2024). Analisis data: Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Rajawali Pers.
Hadi, S. (2022). Dinamika kepribadian narapidana kasus pembunuhan. Jurnal Psikologi UP45, 7(2), 100-115.
Harikha, I. V., Muhdi, N., & Koesdiningsih, T. (2022). Suicide attempt in schizophrenia. Jurnal Psikiatri Surabaya, 11(1), 32-40. https://doi.org/10.20473/jps.v11i1.20597
Hidayah, A. P., & Apriza. (2024). Asuhan keperawatan jiwa pada pasien skizofrenia dengan resiko bunuh diri di Ruangan Mandau Rumah Sakit Jiwa Tampan Pekanbaru Provinsi Riau. SEHAT: Jurnal Kesehatan Terpadu, 3(1), 161-172. https://doi.org/10.31004/sjkt.v3i1.25192
Honings, J. M., Renard, S. B., & Sommer, I. E. C. (2021). Auditory hallucinations, depressive symptoms, and current suicidal ideation in psychiatric outpatients. Schizophrenia Research, 237, 120-126. https://doi.org/10.1016/j.schres.2021.08.025
Landra, I. K. G., & Anggelina, K. D. I. (2022). Skizofrenia paranoid. Ganesha Medicina Journal, 2(1). https://doi.org/10.23887/gm.v2i1.46314
Lubis, R. (2023). Pola penggunaan antipsikotika pada pasien skizofrenia. Jurnal Farmasi Sains dan Teknologi, 5(1), 45-56.
Mutianingsih, & Nurdin, A. D. (2023). Asuhan keperawatan pada klien skizofrenia paranoid dengan diagnosa gangguan sensori persepsi: Halusinasi pendengaran. Jurnal Kesehatan Bhakti Husada, 9(2), 8-16. https://doi.org/10.37848/jurnal.v9i2.179
Nugraha, A. P. (2024). Gangguan skizofrenia ditinjau melalui pendekatan fenomenologi. Jurnal Psikologi Universitas Negeri Malang, 10(2), 78-90.
Permana, A., & Setiawan, B. (2025). Laporan kasus skizofrenia dengan waham. Jurnal Keperawatan, 16(2), 100-110.
Priyatama, R. (2023). Studi kasus skizofrenia dengan waham pada Ny. S. Global Journal of Ilmiah Kedokteran, 5(1), 20-30.
Puspita Sari. (2020). Dinamika psikologi penderita skizofrenia paranoid yang sering mengalami relapse. Psikoislamedia: Jurnal Psikologi, 4(2), 57-51. https://doi.org/10.22373/psikoislamedia.v4i2.5751
Puspita Sari. (2024). Dinamika psikologi penderita skizofrenia paranoid yang sering mengalami relapse. Psikoislamedia: Jurnal Psikologi, 4(2), 57-51. https://doi.org/10.22373/psikoislamedia.v4i2.5751
Romas, N. (2022). Studi kasus penderita skizofrenia paranoid. Jurnal Psikologi UP45, 7(1), 50-60.
Sobiyanto, M. N., Tadjudin, N. S., & Frijanto, A. (2024). Long case skizofrenia paranoid: Laporan kasus. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(3), 6757-6764. https://doi.org/10.31004/prepotif.v8i3.36915
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sudaryono. (2021). Metodologi penelitian: Kuantitatif, kualitatif, dan mix method (2nd ed.). Rajagrafindo Persada.
Syahfitri, S., Gustina, E., & Pratama, M. Y. (2024). Asuhan keperawatan jiwa pada pasien skizofrenia dengan halusinasi pendengaran di RSJD Prof. Dr. M. Ildren Medan. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 3(4), 1911-1927. https://doi.org/10.55681/sentri.v3i4.2565
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tanzilia Haqi, Era Catur Prasetya (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












