Formulasi dan Uji Aktivitas Antibakteri Sediaan Gel Ekstrak Etanol Daun Salam (Syzygium polyanthum) terhadap Bakteri Pseudomonas aeruginosa
DOI:
https://doi.org/10.71417/galen.v2i1.181Keywords:
daun salam , Syzygium polyanthum , gel , antibakteri , Pseudomonas aeruginosaAbstract
Infeksi bakteri masih menjadi permasalahan kesehatan yang banyak ditemukan, khususnya yang disebabkan oleh Pseudomonas aeruginosa. Daun salam (Syzygium polyanthum) diketahui mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, tanin, alkaloid, saponin, dan minyak atsiri yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan sediaan gel ekstrak etanol daun salam serta mengevaluasi aktivitas antibakteri dan sifat fisiknya. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan variasi konsentrasi ekstrak sebesar 2,5%, 5%, dan 10%. Uji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi cakram terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa. Evaluasi sediaan gel meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, dan viskositas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh konsentrasi gel ekstrak etanol daun salam memiliki aktivitas antibakteri yang ditandai dengan terbentuknya zona hambat pada kedua bakteri uji, dengan konsentrasi 10% menghasilkan daya hambat terbesar. Hasil evaluasi fisik menunjukkan bahwa seluruh sediaan gel memenuhi persyaratan farmasi, dengan pH berada pada rentang pH kulit, sifat homogen, daya sebar yang baik, serta viskositas yang masih dapat diterima. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa gel ekstrak etanol daun salam berpotensi dikembangkan sebagai sediaan topikal antibakteri terhadap Pseudomonas aeruginosa.
Downloads
References
Aminah1), St. Maryam, Muzakkir Baits, Ummi Kalsum. “6. Amina.” Jurnal Fitofarmaka Indonesia 3(1): 146–50.
Bhakti, U. K., Ediati Sasmito, & Santoso, J. (2024). Jurnal Kesehatan Republik Indonesia. Jurnal Kesehatan Republik Indonesia, 1(166–173), 19–26.
Kartika, S. D., Suci, P. R., Nur, C. I., Safitri, H., & Kumalasari, N. D. (2021). FORMULASI SEDIAAN MASKER GEL PEEL OFF EKSTRAK TEMU PUTIH (Curcuma zedoaria) SEBAGAI ANTI JERAWAT. Artikel Pemakalah Paralel, 2527–2533.
Kilis, T. N. I. ., Karauwan, F. A., Sambou, C. N., & Lengkey, Y. K. (2020). Formulasi Sediaan Salep Ekstrak Daun Salam Syzygium polyanthum Sebagai Antibakteri Staphylococcus aureus. Biofarmasetikal Tropis, 3(1), 46–53. https://doi.org/10.55724/j.biofar.trop.v3i1.255
Sani, L. M. M., & Subaidah. (2021). Formulasi dan evaluasi karakter fisik sediaan gel ekstrak etanol daun salam (Syzygium polyanthum). Sasambo Journal of Pharmacy, 2(1), 1–6.
Suharyanisa Suharyanisa, Widya Fitri, Nuranti Rumela, & Betharina br Tarigan. (2024). Formulasi dan Uji Aktivitas Antibakteri Sediaan Gel Antijerawat Ekstrak Etanol Daun Sisik Naga (Drymoglossum piloselloides (L.) Pressl.) terhadap Staphylococcus aureus. Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum Dan Farmasi (JRIKUF), 2(4), 179–203. https://doi.org/10.57213/jrikuf.v2i4.560
Wasiaturrahmah, Y., & Jannah, R. (2018). FORMULASI DAN UJI SIFAT FISIK GEL HAND SANITIZER DARI EKSTRAK DAUN SALAM ( Syzygium polyanthum ) FORMULATION AND PHYSICAL PROPERTIES TEST OF HAND SANITIZER GEL FROM BAY LEAF EXTRACT ( Syzygium polyanthum ). 2(2), 87–94.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Maria Canny Astuti Gea, Muhammad Yunus, Razoki (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












