Pengaruh Kualitas Sistem Informasi, Prosedur dan Komunikasi Efektif terhadap Efisiensi Biaya Farmasi yang Dimediasi oleh Sistem Retur Obat (Studi di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Melati Tangerang)
DOI:
https://doi.org/10.71417/galen.v2i1.193Keywords:
sistem retur obat, kualitas sistem informasi , prosedur , komunikasi efektif , efisiensi biayaAbstract
Pada pengamatan awal peneliti, banyak ditemukan obat sisa di ruang perawatan yang belum dikembalikan ke Instalasi Farmasi. Hal ini dapat mengakibatkan adanya penumpukan obat di ruang perawatan dan jika tidak dilakukan pengelolaan, obat dapat menjadi rusak atau kadaluarsa. Hal ini merupakan risiko tinggi obat menjadi rusak karena penyimpanan yang tidak sesuai standar atau kadaluarsa sehingga menyebabkan pemborosan biaya pengadaan farmasi. Pengelolaan retur obat diharapkan dapat menekan biaya operasional rumah sakit. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh efektivitas sistem retur obat terhadap jumlah obat sisa dan efisiensi biaya farmasi. Metode penelitian kuantitatif dengan teknik sensus sampling dimana populasi penelitian terdiri dari staf perrawat dan petugas farmasi yang terlibat langsung dalam proses retur obat sejumlah 105 orang. Pengambilan data kuesioner melalui google form dengan analisis data menggunakan SEM-PLS. Hasil penelitian terdapat pengaruh langsung positif signifikan antara prosedur, kualitas sistem informasi, komunikasi efektif, dan sistem retur obat terhadap efisiensi biaya, serta prosedur terhadap sistem retur. Pengaruh tidak langsung positif signifikan prosedur terhadap efisiensi biaya yang dimediasi oleh sistem retur obat. Selain itu terdapat pengaruh langsung positif yang tidak signifikan antara kualitas sistem informasi dan komunikasi efektif terhadap sistem retur obat, serta pengaruh tidak langsung yaitu komunikasi efektif dan kualitas sistem informasi terhadap efisiensi biaya yang dimediasi oleh sistem retur obat.
Downloads
References
Adilla, P., & Armel, R. S. (2024). Analisis efektivitas dan efisiensi sistem informasi akuntansi persediaan obat dan alkes di RS Islam Ibnu Sina Pekanbaru. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(3), 15162–15173.
Alhamad, H., Patel, N., & Donyai, P. (2020). Towards medicines reuse: A narrative review of the different therapeutic classes and dosage forms of medication waste in different countries. Pharmacy, 8(4), 230. https://doi.org/10.3390/pharmacy8040230
Ali, A. A., Azfar, A. I., Hamad, A., & Abdul, K. (2019). Evaluation of medicine return from wards to inpatient pharmacy in tertiary care hospital. Latin American Journal of Pharmacy, 38(4), 712–718.
Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. (2019). Petunjuk teknis standar pelayanan kefarmasian di rumah sakit. Kementerian Kesehatan RI.
Hafiz, A., & Nasution, M. I. P. (2024). Analisis dampak implementasi sistem informasi manajemen pada efisiensi proses bisnis. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen, 2(1), 99–107.
Hidayati, N. (2020). Studi deskriptif pelaksanaan komunikasi efektif metode SBAR (Situation, Background, Assessment, Recommendation) perawat di RSUP Dr. Kariadi Semarang (Skripsi). Universitas Muhammadiyah Semarang.
Igiany, P. D. (2019). Systematic review: Faktor yang mempengaruhi implementasi sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS). Dalam Prosiding Seminar Nasional INAHCO 2019 (Vol. 1).
Lisni, I., Samosir, H., & Mandalas, E. (2021). Pengendalian pengelolaan obat di instalasi farmasi suatu rumah sakit swasta Kota Bandung. Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia, 3(2), 92–101.
Loimalitna, P. M., Ekasari, P., & Pamungkas, S. (2024). Analisa gambaran pengelolaan retur obat di rawat inap Rumah Sakit dr. Abdul Radjak Salemba Jakarta. Jurnal Farmasi IKIFA, 3(2), 138–146.
NAEEM, A., ALZAHRANI, A. M., ALWADIE, A. F., SHAH, S., & ALBOGAMI, K. (2021). Returned medications management: The way toward reducing medications waste and improve the recycling process, single-center, cross-sectional study. International Journal of Pharmaceutical Research, 13(2).
Pratasik, A. L. Y., Fatimawali, F., & Sumampouw, O. J. (2023). Analisis perencanaan, pengadaan, dan pengendalian obat di instalasi farmasi UPTD RS Manembo Nembo Tipe C Bitung. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(4).
Rahayu, S., Amalia, T., Azzahra, F., & Haifa, A. I. (2025). Evaluasi pengembalian (retur) obat pada sistem unit dose dispensing (UDD) di instalasi farmasi rawat inap RS X. Jurnal Inkofar, 8(2).
Ramzi, T. M., Dakhi, R. A., Sirait, A., Nababan, D., & Sembiring, E. (2023). Analisis manajemen logistik obat di instalasi farmasi Rumah Sakit Umum Haji Medan. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(3), 16838–16852.
Watts, S., Coutsouvelis, J., Wickens, J., Poole, S., Percival, M., & Zalcberg, J. R. (2024). Medication reuse programs: A narrative review of the literature. International Journal for Quality in Health Care, 36(2), mzae036. https://doi.org/10.1093/intqhc/mzae036
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Desty Ariani, Nurcahyo Andarusito, Achda Ferdians (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












