Penyuluhan Kesehatan Simulasi Pendidikan Kesehatan Kasus Stroke (Rom Spherical Grip)
DOI:
https://doi.org/10.71417/galen.v2i1.114Keywords:
Stroke, Penyuluhan, SimulasiAbstract
Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan di Indonesia, termasuk di Kota Metro yang memiliki angka kejadian cukup tinggi. Rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko, tanda-tanda awal, serta keterampilan dalam penanganan dini menjadi permasalahan serius yang perlu segera diatasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pasien stroke dan keluarganya dalam mengenali gejala dini stroke serta melakukan pertolongan pertama melalui penyuluhan dan simulasi interaktif. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan, penerapan media edukasi cetak dan digital, pendampingan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan peserta, dengan skor pengetahuan meningkat lebih dari 30% dan keterampilan praktis mencapai lebih dari 70% sesuai standar prosedur. Kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat kompetensi mahasiswa keperawatan dalam praktik lapangan. Dengan demikian, penyuluhan dan simulasi pendidikan kesehatan berbasis komunitas terbukti efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam menekan angka kecacatan serta meningkatkan kualitas hidup pasien stroke dan keluarganya.
Downloads
References
Akper Dharma Wacana. (2020). Laporan surveilans kesehatan masyarakat Kota Metro. Akper Dharma Wacana.
Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Prentice Hall.
Cohen, S., & Wills, T. A. (1985). Stress, social support, and the buffering hypothesis. Psychological Bulletin, 98(2), 310–357. https://doi.org/10.1037/0033-2909.98.2.310
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018a). Profil kesehatan Indonesia 2018. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018b). Riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Malahayati. (2022). Hubungan aktivitas fisik dan pola makan dengan kejadian stroke berulang di RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro. Jurnal Ilmu Kesehatan, 11(2), 87–95.
Malahayati, E. (2022). Hubungan aktivitas fisik dan pola makan dengan kejadian stroke berulang di RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro. Jurnal Keperawatan Indonesia, 25(1), 45–54.
Poltekkes Tanjung Karang. (2018). Laporan Riskesdas Provinsi Lampung. Poltekkes Tanjung Karang.
Putri, D., & Suryani, N. (2021). Faktor keterlambatan penanganan pasien stroke di rumah sakit. Jurnal Keperawatan Indonesia, 24(3), 190–198.
Putri, R., & Nurdin, A. (2021). Literasi kesehatan dan perubahan perilaku pencegahan penyakit kronis pada masyarakat perkotaan. Jurnal Promkes, 9(1), 34–42.
Rosenstock, I. M. (1974). The health belief model and preventive health behavior. Health Education Monographs, 2(4), 354–386.
Sari, W., Pratama, R., & Yuliana, D. (2022). Pemanfaatan media digital dalam peningkatan literasi kesehatan masyarakat. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(2), 120–130.
STIKes Bethesda. (2023). Laporan kasus stroke di RS Mardi Waluyo Metro periode Januari–September 2023. STIKes Bethesda.
Wallerstein, N. (1992). Powerlessness, empowerment, and health: Implications for health promotion programs. American Journal of Health Promotion, 6(3), 197–205. https://doi.org/10.4278/0890-1171-6.3.197
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Kelompok 7 GADAR S1 Keperawatan Konefesi, Zaikar (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












