Analisis Risiko Kesehatan Hewan Liar Sebagai Reservoir Penyakit Emerging dan Re-Emerging

Authors

  • Petrus K Aho Gudi Universitas Udayana Bali Author
  • Eirenne Pridari Sinsya Dewi Universitas Udayana Bali Author

DOI:

https://doi.org/10.71417/galen.v2i1.126

Keywords:

Deforestasi, Eco-Health, Hewan liar, One Health, Patogen.

Abstract

Penyakit zoonotik merupakan ancaman besar bagi kesehatan global karena ditularkan dari hewan ke manusia. Sekitar 75% infeksi baru berasal dari sumber zoonosis, menegaskan peran penting hewan liar sebagai reservoir patogen. Artikel ini mengidentifikasi risiko munculnya dan muncul kembali penyakit dari satwa liar ke populasi domestik dan manusia, serta menilai potensi satwa liar sebagai sistem peringatan dini kesehatan lingkungan. Metode yang digunakan meliputi analisis sistematis dan pemodelan ekologi risiko (pendekatan Eco-Health) dengan fokus pada deforestasi, perdagangan satwa liar ilegal, dan dampak perubahan iklim terhadap distribusi vektor. Hasil menunjukkan meningkatnya interaksi manusia–satwa liar akibat fragmentasi habitat, dengan kelelawar, primata, dan rodensia sebagai reservoir virus Filoviridae, Flaviviridae, dan Coronaviridae. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi konsep “One Health” dan perlunya penguatan regulasi perdagangan satwa liar serta pemantauan molekuler di wilayah berisiko.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Jones, K. E., Patel, N. G., Levy, M. A., Storeygard, A., Balk, D., Gittleman, J. L., & Daszak, P. (2008). Global trends in emerging infectious diseases. Nature, 451: 990-993.

Catatan: Sering dikutip sebagai dasar data persentase penyakit emerging yang berasal dari satwa liar.

Taylor, L. H., Latham, S. M., & Woolhouse, M. E. (2001). Risk factors for human disease emergence. Philosophical Transactions of the Royal Society of London. Series B: Biological Sciences, 356(1411), 983–989.

Daszak, P., Cunningham, A. A., & Hyatt, A. D. (2000). Emerging infectious diseases of wildlife—threats to human health and biodiversity. Science, 287(5452), 443-449.

Morse, S. S., Ostfeld, R. S., & Wilcove, D. S. (2017). One Health, emerging infectious diseases and wildlife: two decades of progress? Philosophical Transactions of the Royal Society B: Biological Sciences, 372(1725), 20160167.

Catatan: Artikel yang mengulas perkembangan konsep One Health terkait penyakit satwa liar selama dua dekade.

Murphy, D. A., et al. (2019). A One Health approach for the management of emerging and re-emerging zoonoses. Journal of Public Health Management and Practice, 27(2), 149-156.

Rahman, M. T., et al. (2020). Zoonotic Diseases: Etiology, Impact, and Control. Microorganisms, 8(9), 1405.

Woolhouse, M. E. J., & Gowtage-Cain, P. (2018). Host range and the emergence of infectious diseases. Emerging Infectious Diseases, 24(10), 1957.WHO, FAO, OIE (WOAH), UNEP (The Quadripartite). (2022). One Health Joint Plan of Action (2022–2026).

Natterson-Horowitz, B., & Bowers, K. (2012). Zoobiquity: What Animals Can Teach Us About Health and the Science of Healing.Aditama, T. J. (2022). One Health, Kesehatan Satu Bersama. eJournal Kedokteran Indonesia, 10(2), 90-91.

Chomel, B. B. (2008). Zoonoses. In: Encyclopedia of Microbiology (3rd ed.).

Adnyana, I. M. D. A. (2020). Epidemiologi Zoonosis: Konsep One Health Dalam Pengendalian Penyakit Zoonosis. CV Media Sains Indonesia, Bandung.

Wahono, T., et al. (2025). Penyakit Zoonosis. Eureka Media Aksara. (Dapat dilihat dari daftar pustaka terpisah untuk penyakit spesifik seperti Leptospirosis atau Antraks). Wu, D., Wu, T., Liu, Q. & Yang, Z. (2020). The SARS-CoV-2 outbreak: what we know. International Journal of Infectious Diseases, 94, 44-48.

Dobson, A. P., et al. (2020). Ecology and economics for pandemic prevention. Science, 369, 379-381.

Published

2025-12-26

How to Cite

Analisis Risiko Kesehatan Hewan Liar Sebagai Reservoir Penyakit Emerging dan Re-Emerging. (2025). Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi Dan Kesehatan, 2(1), 191-196. https://doi.org/10.71417/galen.v2i1.126