Uji Aktivitas Ekstrak Daun Salam (Syzygium Polyanthum) terhadap Bakteri Pseudomonas Aeruginosa Secara In Vitro

Authors

  • Tice Lestari Ndruru Universitas Prima Indonesia Medan Author
  • Muhammad Yunus Universitas Prima Indonesia Medan Author
  • Finna Piska Universitas Prima Indonesia Medan Author

DOI:

https://doi.org/10.71417/galen.v2i1.180

Keywords:

daun salam , Syzygium polyanthum , antibakteri , Pseudomonas aeruginosa , in vitro

Abstract

Pseudomonas aeruginosa merupakan bakteri patogen oportunistik yang sering menginfeksi luka kronis pada penderita diabetes melitus dan memiliki tingkat resistensi antibiotik yang tinggi. Daun salam (Syzygium polyanthum) diketahui mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun salam terhadap Pseudomonas aeruginosa secara in vitro serta menentukan konsentrasi ekstrak yang paling efektif. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan metode difusi cakram (Kirby-Bauer) menggunakan ekstrak daun salam hasil maserasi etanol 96% pada konsentrasi 2,5%, 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25%, dengan amoksisilin sebagai kontrol positif dan DMSO sebagai kontrol negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun salam memiliki aktivitas antibakteri yang ditandai dengan terbentuknya zona hambat pada seluruh konsentrasi uji, dengan daya hambat yang meningkat seiring peningkatan konsentrasi dan zona hambat terbesar pada konsentrasi 25%, meskipun masih lebih rendah dibandingkan kontrol positif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ardhana, R. R., Sembiring, N. B., Bangar, R. I., Kedokteran, F., & Indonesia, U. P. (2025). AERUGINOSA PADA PARAM KARO SEBAGAI. 7(2).

Bhakti, U. K. (2024). Jurnal Kesehatan Republik Indonesia. 1(7), 90–96.

Eka Febrianti. (2025). IDENTIFIKASI DAN UJI SENSITIVITAS ANTIBIOTIK TERHADAP Pseudomonas aeruginosa DAN Klebsiella pneumoniae DARI SAMPEL ULKUS. 13(2), 543–556.

Erin, D. (2020). Gangrene Diabetik pada Penderita Diabetes Melitus Diabetic Gangrene in Diabetes Mellitus Patient.

Escherichia, B. (2021). Staphylococcus aureus Staphylococcus aureus.

Kesehatan, J., & Palembang, P. (2023). IDENTIFIKASI BAKTERI PADA LUKA ULKUS PASIEN DIABETES MELITUS IDENTIFICATION OF BACTERIA IN ULCER WOUNDS OF PATIENTS WITH Poltekkes Kemenkes Surabaya , Jawa Timur , Indonesia ( email penulis korespondensi : suliati05suli@gmail.com ). 18(2).

Nur, D., Sari, I., P, K. J., & Wardani, T. S. (2025). Uji Aktivitas Antidiabetes dari Ekstrak Daun Salam ( Syzygium polyanthum ) Menggunakan Metode Inhibisi Enzim α -Amilase Secara In Vitro Universitas Duta Bangsa Surakarta , Indonesia pankreas gagal dalam memproduksi hormon insulin secara memadai . Berdasar. September.

Roro Wahyudianingsih, dr., S., & Masalah. (2021). No Title.

Downloads

Published

2026-02-17

How to Cite

Uji Aktivitas Ekstrak Daun Salam (Syzygium Polyanthum) terhadap Bakteri Pseudomonas Aeruginosa Secara In Vitro. (2026). Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi Dan Kesehatan, 2(1), 690-696. https://doi.org/10.71417/galen.v2i1.180