Penerapan Aktivitas Fisik Jalan Kaki terhadap Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Desa Dukuh, Sukoharjo
DOI:
https://doi.org/10.71417/galen.v2i2.276Keywords:
Diabetes Melitus Tipe 2, Jalan Kaki, Kadar Gula DarahAbstract
Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan kerja insulin yang menyebabkan kadar gula darah tidak terkontrol karena kurangnya aktivitas fisik salah satunya jalan kaki. Jalan kaki merupakan aktivitas fisik ringan yang dapat digunakan sebagai terapi nonfarmakologis untuk membantu mengendalikan kadar gula darah. Tujuan: Mengetahui hasil penerapan aktivitas fisik jalan kaki terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan rancangan studi kasus pada dua responden penderita diabetes melitus tipe 2. Intervensi jalan kaki dilakukan selama 30 menit, sebanyak tiga kali berturut-turut dalam satu minggu. Pengukuran kadar gula darah pada responden menggunakan alat glukometer. Hasil: Setelah dilakukan aktivitas fisik jalan kaki terdapat penurunan kadar gula darah pada kedua responden. Kadar gula darah Ny. P menurun dari 209 mg/dL menjadi 183 mg/dL (turun 26 mg/dL), sedangkan Ny. I menurun dari 280 mg/dL menjadi 251 mg/dL (turun 29 mg/dL). Kesimpulan: Penerapan aktivitas fisik jalan kaki menunjukkan penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2.
Downloads
References
Amalia, R., & Syah, A. Y. (2025). Walking exercise therapy in reducing random blood glucose levels among patients with type 2 diabetes mellitus. Care: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 13(3), 579–592. doi:10.33366/jc.v13i3.7594
Dhali, B., Chatterjee, S., Das, S. S., & Cruz, M. D. (2023). Effect of yoga and walking on glycemic control for the management of type 2 diabetes: A systematic review and meta-analysis. Journal of the ASEAN Federation of Endocrine Societies, 38(2), 113–122. doi:10.15605/jafes.038.02.20
Hartono, & Ediyono, S. (2024). Hubungan tingkat pendidikan, lama menderita sakit dengan tingkat pengetahuan 5 pilar penatalaksanaan diabetes mellitus di wilayah kerja Puskesmas Sungai Durian Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat. Journal of TSCS1Kep, 9(1), 2018–2022. doi:10.35720/tscs1kep.v9i01.502
Istibsaroh, F., F., Mila, F., Zaini, A., & Mei, L. (2023). Aktivitas fisik jalan santai untuk penanganan ketidakstabilan kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus. Indonesian Health Science Journal, 3(1), 24–30. doi:10.52298/ihsj.v3i1.37
Kusumawati, F., & Saelan. (2025). Pengaruh aktivitas fisik jalan kaki terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Dusun Kaliondo. Jurnal Ilmiah Pamenang, 7(1), 24–32. doi:10.53599/jip.v7i1.300
Listiani, R. Y., & Ayubi, D. (2024). Faktor risiko konsumsi minuman manis terhadap kejadian diabetes melitus tipe 2 di era gaya hidup modern pada usia muda: Literature review. Research of Review Journal, 7(1), 563–569. doi:10.38035/rrj.v7i1.1246
Magdalena, S., Torus, B., Halim, R., Butar, M., & Syukri, M. (2026). Faktor risiko diabetes melitus tipe II pada wanita kelompok umur ≥ 15 tahun di Indonesia: Analisis data Survei Kesehatan Indonesia 2023. Jurnal Kesehatan Analitika, 10(1), 252–265. doi:10.57214/jka.v10i1.1058
Rehmaitamalem, & Rahmisyah. (2021). Pengaruh jalan kaki terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus. Jurnal Keperawatan Sriwijaya, 8(1), 1–8.
Roissah, D., Purwanti, L. E., & Fithriyatul, A. (2025). Walking exercises for diabetes mellitus patients with unstable blood glucose levels: Case report. Health Gate Journal, 3(3), 109–115. doi:10.70111/hg3304
Rusminarni, S. (2023). Pengaruh aktifitas jalan kaki terhadap penurunan gula darah pada penderita diabetes mellitus di Puskesmas Rawat Inap Air Naningan. Jurnal Ilmu Kesehatan dan Pembangunan Indonesia, 4(1), 154–161. doi:10.57084/jikpi.v4i1.1094
Seta, B., Kamal, S., & Hidayah, N. (2022). Aplikasi terapi jalan santai 30 menit pada Ny. S dengan diabetes mellitus tipe 2. Borobudur Nursing Review, 2(1), 26–31. doi:10.31603/bnur.5638
Setyowati, E. R., Andriana, A., & Pramana, K. D. (2023). Hubungan kadar glukosa darah sewaktu dengan kadar low density lipoprotein (LDL) penderita diabetes mellitus tipe 2 di Poliklinik RSUD Kota Mataram. Jurnal Kedokteran, 8(2), 114–124.
Syafitri, D., Berawi, K. N., & Warganegara, E. (2022). Pengaruh aktivitas fisik intensitas sedang terhadap penurunan kadar glukosa darah sewaktu pada laki-laki obesitas. JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan), 7(1), 1–6. doi:10.30829/jumantik.v7i1.10170
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Alvina Larasati, Eska Dwi Prajayanti (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












