Perbedaan Intensitas Dismenore antara Sebelum dan Setelah Diberikan Madu Akasia pada Remaja Putri di Karangtaruna Desa Ngombakan, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo

Authors

  • Ristina Tri Utami Universitas Aisyiyah Surakarta Author
  • Sri Kustiyati Universitas Aisyiyah Surakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.71417/galen.v2i2.291

Keywords:

Dismenore, Madu Akasia, Numerical Rating Scale

Abstract

Latar Belakang : Dismenore merupakan nyeri menstruasi yang sering dialami remaja putri, Masa remaja adalah tahap kehidupan antara anak-anak dan dewasa, yaitu dari usia 10 hingga 19 tahun yang ditandai dengan menstruasi, Kerusakan dinding endometrium menyebabkan peningkatan hormon prostaglandin yang memicu kontraksi selama menstruasi, hal ini disebut dismenore,  hal ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Berbagai penanganan dismenore banyak remaja putri yang hanya membiarkan rasa nyeri tersebut mereda dengan sendirinya meskipun merasa terganggu. Tujuan : Mengetahui perbedaan intensitas dismenore pada remaja putri di Karangtaruna Desa Ngombakan Kecamatan Polokarto Kabupaten Sukoharjo. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan rancangan one group pretest and posttest. Instrumen yang digunakan merupakan lembar pengisian Numerical Rating Scale (NRS) dengan Self report. Jumlah sampel dalam penelitian ini mengacu pada aturan Roscoe. Dalam penelitian ini ditetapkan sebanyak 20 responden. Koreksi untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya drop out dilakukan penambahan sampel sebesar 10% sehingga Total sampel pada penelitian ini adalah 22 responden.  Hasil : dalam penelitian ini adalah sebelum intervensi, median skor dismenore adalah 4,00. Setelah intervensi, median skor dismenore menurun menjadi 2,00. Kesimpulan : Terdapat perbedaan intensitas dismenore antara sebelum dan setelah diberikan madu akasia pada Remaja Putri di Karangtaruna Desa Ngombakan Kecamatan Polokarto Kabupaten Sukoharjo.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afriyani, A., & Sarwili, I. (2025). Pengaruh Pemberian Jus Wortel Dan Madu Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri Kelas XI Di SMKS Bunga Persada Cianjur Tahun 2024 The Effect of Giving Carrot Juice and Honey on Reducing the Intensity of Dysmenorrhea Pain in Grade

XI. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(3). https://jicnusantara.com/index.php/jiic

Bustamam, N., Fauziah, C., & Bahar, M. (2021). Pengaruh Madu Terhadap Tingkat Nyeri Dismenore dan Kualitas Hidup Mahasiswa Kedokteran. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 12(1), 39–50. https://doi.org/10.22435/kespro.v12i1.3914.39

Dewi, W. P., & Noorratri, E. D. (2024). Gambaran disminorea pada remaja putri di desa demakan kabupaten sukoharjo 1. Jurnal Ilmiah Keperawatan Dan Kesehatan Alkautsar, 27. https://jurnal.akperalkautsar.ac.id/index.php/JIKKA

Ghozali, I. (2020). Analisis Multivariat dengan Program IBM SPSS 26. Semarang: Universitas Diponegoro

Handayani, T. H., Budiman, M. A., Amalia, R. L. R., Pribadi, A., & Rabeca, R. (2022). Aktivitas Antioksidan , Total Fenolik , dan Total Flavonoid Madu Apis mellifera dari Hutan Akasia ( Accacia crassicarpa ) Riau , Indonesia dengan Beberapa Perlakuan Pengeringan ( Antioxidant Activity , Total Phenolic and Total Flavonoid Activity of Apis mellifera Honey from Accacia crassicarpa Forest - Riau , Indonesia with Several Drying Treatments ).

18(2), 231–243. https://doi.org/10.47349/jbi/18022022/231

Iiq Widowati Suryaning Putri, N. W. G. (2023). Gambaran Skala Nyeri Haid (Dismenorea) Pada Remaja Putri Di Desa Tanjungrejo Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 7(1), 1–10.

Itani, R., Soubra, L., Karout, S., Rahme, D., Karout, L., & Khojah, H. M. J. (2022). Primary Dysmenorrhea : Pathophysiology , Diagnosis , and Treatment Updates. Korean Journal Family Of Medicine, 43(9), 101–108. https://doi.org/https://doi.org/10.4082/kjfm.21.0103

Kusuma, T. A., Hikmanti, A., & Yanti, L. (2023). Penerapan Senam Dismenore Untuk Meringkankan Nyeri Dismenore. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 3896–3909.

Kushayati, N., Husada, D., Aprilin, H., & Dian. (2025). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Intensitas Nyeri Dismenore. Enfermeria Ciencia, 4(1), 1–17.

Marlinasari, Idhayanti, & Sukini, T. (2022). Pengaruh Pemberian Serai dan Madu Terhadapb Disminore Primer. Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang.

Pattiiha, N., & Suciawati. (2021). Pengaruh Air Kelapa Muda Hijau Terhadap Nyeri Dismenore Pada Remaja. Indonesian Jurnal of Health Development, 3(1), 231–238.

Pratiwi, D., Rosa, E., & Sembiring, B. (2024). Pengaruh Pemberian Jus Nanas dan Madu Terhadap Penurunan Nyeri Menstruasi ( Disminore ) Pada Remaja Putri. Jurnal Cendekia Ilmiah, 3(6), 7520–7528.

Puspariny, C. (2025). Optimalisasi Edukasi Penanganan Nyeri Disminore Melalui Kombinasi Madu dan Vitamin C Bagi Remaja Putri. Jurnal PKM Optimal Untuk Negeri, 1(2), 7–11. jurnal.optimaluntuknegeri.com

Puspariny, C., & Cikwanto. (2025). Giving Honey And Vitamin C Suplements On The Intensity Of Dysmenorrhea. Jurnal Kebidanan Malahayati, 11(7). https://doi.org/http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/kebidanan

Putri, A. A. P. F., & Damayanti, A. L. (2024). Kita Muda Punya Batasan Hubungan Strees Dan Indeks Massa Tubuh (IMT) Dengan Kejadian Dismenorea Pada Siswi SMPN 26 Kota Jambi Tahun 2024. Midwifery Health Journal, 9(2), 139–144. http://ojs.stikeskeluargabunda.ac.id/index.php/jurnalkebidananjambi

Putri, H. E., Arlym, L. T., & Widowati, R. (2024). Pengaruh Konsumsi Madu Akasia Terhadap dismenore Pada Remaja. Jurnal Menara Medika, 6(2), 231–239. https://jurnal.umsb.ac.id/index.php/menaramedika/index

Reski, E. V. A., & Rombon, F. M. M. (2024). Efektivitas Aromaterapi Peppermint dan Aromaterapi Jeruk Nipis terhadap Dismenore pada Remaja di SMA Frater Kumala Makassar. STIK Stella Maris Makassar.

Retno Widowati, Rini Kundaryanti, N. E. (2020). Pengaruh Pemberian Minuman Madu Kunyit Terhadap Tingkat Nyeri Mentruasi. 41, 7809–7824.

Sanjaya, I., Maqfirah, U., Noviana, I., Kebidanan, A., & Bakti, M. (2024). Pengaruh Pemberian Jus Nanas Terhadap Penurunan Nyeri Menstruasi Remaja Putri. Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Kebidanan Nusantara (JIKKN), 1(4), 200–205. https://teewanjournal.com/index.php/jikkn/index

Siwabessy, S. N., Astuti, R. P., & Febriyani, P. A. (2025). Fektivitas pemberian jus nanas dan madu terhadap penurunan intensitas dimenore pada remaja putri di puskesmas amahai kabupaten maluku tengah. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(2), 8612–8619.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Yogjakarta: Afabeta.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Manajemen. Yogjakarta: Afabeta.

Widowati, R Sulastri, D., Novelia, S., & Camin, Y. R. (2022). Konsumsi Madu Untuk Peningkatan Hemoglobin Remaja Putri. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 297–305.

Wiyatagati, F. A., & Suprayogi, A. (2025). Variabilitas derajat dismenore pada wanita: peran prostaglandin. Narrative Review, 2(1), 278–286.

Widowati, R., K., & Ernawati. (2020). Pengaruh Pemberian Madu Kunyit Terhadap Tingkat Nyeri Menstruasi. Jurnal Ilmu Budaya, 42(66), 7809–7824.

Wulandari, P., Puspita, M., & Pripuspitasari, D. E. (2024). The Effect Of Kaliandra Honey On The Intensity Of Primary Dysmenorrhoea In Adolescent Girls At Smp 06 Diponegoro Wuluhan. Journal Of Midwivery, 1(1), 66–77. http://journal.uds.ac.id/

Downloads

Published

2026-08-29

How to Cite

Perbedaan Intensitas Dismenore antara Sebelum dan Setelah Diberikan Madu Akasia pada Remaja Putri di Karangtaruna Desa Ngombakan, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo. (2026). Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi Dan Kesehatan, 2(2), 1066-1076. https://doi.org/10.71417/galen.v2i2.291