Uji Aktivitas Antipiretik Ekstrak Etanol Kombinasi Daun Srikaya (Annona Squamosa L.) dan Daun Pepaya (Carica Papaya L.) terhadap Mencit Putih Jantan (Mus Musculus L.) yang Diinduksi Pepton 5%

Penulis

  • Nabila Melyi Aryani Universitas Duta Bangsa Surakarta Penulis
  • Septian Maulid Wicahyo Universitas Duta Bangsa Surakarta Penulis
  • Bagas Ardiyantoro Universitas Duta Bangsa Surakarta Penulis

DOI:

https://doi.org/10.71417/galen.v2i2.294

Kata Kunci:

Antipiretik, Annona squamosa L, Carica papaya L, Mencit Putih, Flavonoid

Abstrak

Latar Belakang: Demam adalah peningkatan suhu tubuh akibat perubahan titik setel di hipotalamus. Penggunaan antipiretik sintesis jangka panjang berpotensi menimbulkan efek samping, sehingga diperlukan alternatif alami. Daun srikaya (Annona squamosa L.) dan daun pepaya (Carica papaya L.) mengandung flavonoid dan alkaloid yang berpotensi sebagai antipiretik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antipiretik kombinasi ekstrak etanol daun srikaya dan daun pepaya, membandingkan efektivitasnya dengan ekstrak tunggal, serta menentukkan kombinasi dosis yang paling efektif. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan 32 ekor mencit yang dibagi menjadi delapan kelompok, Data dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA dan uji lanjut Tukey HSD. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan kombinasi ekstrak etanol daun srikaya dan daun pepaya secara bermakna menurunkan suhu tubuh mencit dibandingkan kontrol negatif (p<0,05), dengan kombinasi terbaik menunjukkan efektivitas yang mendekati kontrol positif dan lebih baik dibandingkan ekstrak tunggal, dapat disimpulkan bahwa kombinasi ekstrak ini berpotensi dikembangkan sebagai alternatif antipiretik berbahan alam.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

2026-08-28

Cara Mengutip

Uji Aktivitas Antipiretik Ekstrak Etanol Kombinasi Daun Srikaya (Annona Squamosa L.) dan Daun Pepaya (Carica Papaya L.) terhadap Mencit Putih Jantan (Mus Musculus L.) yang Diinduksi Pepton 5%. (2026). Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi Dan Kesehatan, 2(2), 697-711. https://doi.org/10.71417/galen.v2i2.294