Hubungan Sanitasi Lingkungan Rumah Dengan Kejadian Diare Pada Balita di Desa Kuwasen Jepara Jawa Tengah

Authors

  • Budi Lismanto universitas Safin Pati Author
  • Feri Catur Yuliani Universitas Safin Pati Author
  • Ratna Universitas Safin Pati Author

DOI:

https://doi.org/10.71417/galen.v2i2.83

Keywords:

sanitasi lingkungan , Diare , Balita

Abstract

Di Provinsi Jawa Tengah sendiri, prevalensi diare pada balita mencapai 11,1% (Dinkes Provinsi Jawa Tengah, 2022), dan di Kabupaten Jepara diperkirakan terjadi 7.650 kasus diare balita setiap tahun.Tujuan:Mengetahui kondisi sanitasi lingkungan rumah, frekuensi kejadian diare pada balita, dan hubungan antara sanitasi lingkungan rumah dengan kejadian diare di Desa Kuwasen, Jepara.Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan 55 responden balita, teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi, dianalisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square (α = 0,05). Sebagian besar rumah memiliki sanitasi baik (52,7%), sedangkan kejadian diare pada balita sebesar 47,3%. Analisis menunjukkan hubungan signifikan antara sanitasi lingkungan rumah dan kejadian diare (p-value = 0,000) dengan kekuatan hubungan kuat. Sanitasi lingkungan rumah yang kurang baik meningkatkan risiko diare pada balita. Perlu peningkatan fasilitas sanitasi dan edukasi perilaku hidup bersih untuk mencegah diare.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adiputra, P.A., Sari, N. and Supriyanto, S. (2021) Etika Penelitian Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.

Adrian, M. (2021) Pedoman Sanitasi Lingkungan. Jakarta: Pustaka Cendekia.

Amnan, F. and Naelasari, D. (2022) 'Manajemen Pemeliharaan Saluran Air Limbah (SPAL) Berbasis Kesehatan Lingkungan di Permukiman Padat', Jurnal Kesehatan Masyarakat Nusantara, 15(2), pp. 45-52.

Chandra, B. (2020) Pengantar Kesehatan Lingkungan. Edisi 4. Jakarta: EGC.

Fadila, N., Rahayu, S. R., & Purwanti, R. (2020). Hubungan pola makan dengan status gizi anak balita. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 12(1), 45–52. ResearchHub

FKM Unhas. (2023) Modul Dasar Pengelolaan Sampah Rumah Tangga. Makassar: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin.

Global Health Science Group. (2025, April 30). Hubungan tingkat pendidikan ibu terhadap status gizi balita. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Publik, 9(1), 50–58. Jurnal Global Health Science Group

Gozali, S. I., Astutik, E., & Ismahanisa, W. (2023). Environmental sanitation and diarrhea in children ages 12–59 months in Pojok Village, Bojonegoro, Indonesia: Hubungan sanitasi lingkungan dengan diare pada anak usia 12–59 bulan di Desa Pojok, Purwosari, Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia. Jurnal Berkala Epidemiologi, 11(2), 120–127. https://doi.org/10.20473/jbe.V11I22023.120-127 E-Journal Universitas Airlangga

Handayani, N. and Sulastri, D. (2020) 'Akses Air Bersih dan Jamban Sehat Menurunkan Kejadian Diare Pada Balita', Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 11(1), pp. 12-18.

Huda, N. (2020) Dasar-dasar Sanitasi Lingkungan. Yogyakarta: Deepublish.

Kementerian Kesehatan RI. (2020) Pedoman Pengelolaan Sarana Jamban Sehat. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2021) Profil kesehatan Indonesia tahun 2020. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Available at: https://www.kemkes.go.id (Accessed: 15 August 2025).

Kementerian Kesehatan RI. (2022) Pedoman Pelayanan Kesehatan Lingkungan. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2023) Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Jakarta: Kemenkes RI.

Komala, S. (2024). Hubungan kejadian diare pada balita dengan perilaku cuci tangan pakai sabun (CTPS) dan sarana sanitasi. Jurnal Kesehatan Lingkungan, (Kel. Mekarjaya, Depok). ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id

Kurniawan, A., Nurjana, M. A., & Widayati, A. N. (2022). Peran pengelolaan limbah rumah tangga terhadap kejadian diare pada balita di Indonesia (Analisis data Riskesdas 2018). Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 32(1), 41–50. https://doi.org/10.22435/mpk.v32i1.4188

Kurniawan, D. and Agustini, R. (2021) Metodologi Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Deepublish.

Loka, M. (2020) 'Klasifikasi Diare dan Faktor Penyebabnya', Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 12(2), pp. 101-108.

Maywati, S., Gustaman, R. A., & Riyanti, R. (2023). Sanitasi lingkungan sebagai determinan kejadian penyakit diare pada balita di Puskesmas Bantar Kota Tasikmalaya. Journal Health & Science: Gorontalo Journal Health and Science Community, 7(2), 219–229. jicnusantara.comjournal.literasisains.id

Medscape. (2023) 'Infectious Diarrhea Overview', Medscape Journal of Medicine, [Online] Available at: https://www.medscape.com (Accessed: 10 Mei 2025).

Notoatmodjo, S. (2020) Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nur Hidayah, S. (2021) 'Faktor-faktor Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Diare Balita di Desa Banjaran', Jurnal Keperawatan Safin, 6(1), pp. 55-63.

Nursalam. (2020) Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Pellondou, K. B. Y., Bakker, C., & Sholihah, N. A. (2024). Pengaruh kondisi sanitasi lingkungan terhadap kejadian diare pada balita. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(1), 311–318. https://doi.org/10.37287/jppp.v7i1.4753 jurnal.globalhealthsciencegroup.com

Persulessy, V., Mursyid, A., & Wijanarka, A. (2025). Tingkat pendapatan dan pola makan berhubungan dengan status gizi balita di daerah nelayan distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura. Sari Pediatri. Saripediatri

Puspitasari, D., Rahayu, T. and Andriani, M. (2021) ‘Hubungan usia ibu dan tingkat pendidikan dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas X’, Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), pp. 85–94. doi:10.15294/kemas.v9i2.XXXXX.

Rahmayanti, S. D., Rahmawati, D. P., & Sesanelvira, M. (2024). Hubungan pola pemberian makan dengan kejadian stunting pada balita usia 24–59 bulan di Desa Karedok, Kabupaten Sumedang. Jurnal Ilmiah Kesehatan, X(Y), 27–34. Diakses dari Jurnal UMT

Raimondi, M., Sutopo, B. and Nugroho, S. (2023) 'Efektivitas Penampungan Air Hujan Sebagai Sumber Air Alternatif di Wilayah Pesisir', Jurnal Kesehatan Lingkungan, 18(1), pp. 29-36.

Ridha, F. (2020) Neonatologi Dasar. Edisi 2. Jakarta: Salemba Medika.

Rimbawati, Y., & Surahman, A. (2019). Hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada balita. Jurnal Aisyiyah: Jurnal Ilmu Kesehatan, (Metode Cross Sectional). Puskesmas Sugi Waras. Jurnal Aisyiyah Palembang

Sari, H. P. (2023). Keragaman makanan dan hubungannya dengan status gizi balita: Analisis Survei Konsumsi Makanan Individu (SKMI). Gizi Indonesia, 43(1), 37–48. Persagi

Sugiyono. (2020) Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2021) Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Suryani, N., Handayani, R. and Putri, A. (2022) ‘Distribusi umur balita dan hubungannya dengan status gizi di wilayah pedesaan’, Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia, 14(1), pp. 45–54. doi:10.20473/jgki.v14i1.XXXXX.

Suyono, A. and Budiman, M. (2021) Manajemen Pengelolaan Sampah. Yogyakarta: Deepublish.

Tambuwun, P., et al. (2021) 'Pemeliharaan Saluran Limbah Domestik dalam Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan', Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 20(2), pp. 110-118.

Wahyuni, S., et al. (2021) 'Hubungan Perilaku Cuci Tangan dan Sanitasi dengan Kejadian Diare pada Balita di Desa Sidomulyo', Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), pp. 80-88.

Widyarani, E., et al. (2022) 'Sanitation Practices and Diarrheal Risk Factors in Indonesia', Environmental Science and Pollution Research, 29(1), pp. 2405-2416.

World Health Organization and UNICEF. (2024) Progress on Household Drinking Water, Sanitation and Hygiene 2024. Geneva: WHO & UNICEF.

World Health Organization. (2022) Diarrhoeal Disease Fact Sheet. Geneva: WHO.

World Health Organization. (2023) World Health Statistics 2023. Geneva: WHO.

Yulizawati, E. and Afrah, S. (2022) Tumbuh Kembang Anak dan Deteksi Dini Gangguan Tumbuh Kembang. Jakarta: Salemba Medika.

Zulfikar, A., & Dewi, S. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi balita di Indonesia. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia, 10(1), 29–36. ResearchHub

Published

2026-04-06

How to Cite

Hubungan Sanitasi Lingkungan Rumah Dengan Kejadian Diare Pada Balita di Desa Kuwasen Jepara Jawa Tengah. (2026). Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi Dan Kesehatan, 2(2), 100-110. https://doi.org/10.71417/galen.v2i2.83