Pengaruh Paket Edukasi SADARI Terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri SMAN 2 Kota Jambi Tentang SADARI
DOI:
https://doi.org/10.71417/galen.v2i1.134Kata Kunci:
Edukasi Kesehatan; Kanker Payudara; Pengetahuan; Remaja; SADARI; SikapAbstrak
Kanker payudara merupakan salah satu kanker yang dapat terjadi pada wanita setelah masa pubertas, dengan prevalensi yang meningkat seiring bertambahnya usia. Sebagian besar kasus masih terdeteksi pada stadium lanjut, padahal angka kematian dapat ditekan melalui deteksi dini. Salah satu upaya pencegahan primer adalah pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) yang sebaiknya dimulai sejak usia remaja atau menarche. Edukasi SADARI diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja terhadap deteksi dini kanker payudara.
Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen one group pre-test post-test yang dilaksanakan di SMAN 2 Kota Jambi tahun 2025 dengan 30 responden, menggunakan teknik Proportionate Stratified Sampling. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan setelah pemberian paket edukasi SADARI, dengan 27 responden (90%) berada pada kategori pengetahuan baik dibandingkan sebelumnya seluruh responden (100%) berada pada kategori kurang (p = 0,001; p < 0,05). Sikap responden juga meningkat, di mana 25 responden (83,3%) menunjukkan sikap positif setelah edukasi dibandingkan kondisi awal yang didominasi sikap negatif (p = 0,001; p < 0,05).
Dapat disimpulkan bahwa paket edukasi SADARI berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja putri. Responden diharapkan dapat melakukan SADARI secara rutin dan benar, sekolah disarankan mendukung edukasi kesehatan reproduksi secara berkelanjutan, dan penelitian selanjutnya dapat mengembangkan metode edukasi yang lebih interaktif.
Unduhan
Referensi
Alimun, S. R., Rijal, S., Musa, I. M., Purnamasari, R., & Irsandy, F. (2024). Analisis Faktor Risiko Kanker Payudara. Fakumi Medical Journaal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 4(6), 473–484.
Azari, A. A. (2022). Cara Mudah menyusun Metodologi Penelitian Keperawatan dan Kebidanan. Trans Info Media.
Breast Cancer Facts and Statistic. (n.d.). BreastCancer.Org. Retrieved September 25, 2024, from https://www.breastcancer.org/facts-statistics
Deswita, D., & Ningseh, A. (2023). Deteksi Kanker Payudara Pada Remaja dan Wanita Dewasa Serta Pencegahannya. Penerbit Adab.
Dinana, I. (2025). Pengaruh Health Education Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) Terhadap Praktik Deteksi Dini Kanker Payudara Pada Remaja Putri. Ilmu Keperawatan Fakultas Kesehatan ITSKes ICMe Jombang, 1–23.
Dinas Kesehatan Kota Jambi. (2023). Laporan Kasus Penyakit Tidak Menular Di Kota Jambi.
Edukasi Medis Kanker Payudara, T. (2017). Cerdas Menghadapi Kanker Payudara. Sinergi Publishing.
Ernawati, E., Sumarmi, S., Mantasia, M., & Nuryana, R. (2022). Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Remaja Putri Sebelum Dan Sesudah Penyuluhan Tentang Periksa Payudara Sendiri (Sadari). Borobudur Nursing Review, 2(2), 127–134. https://doi.org/10.31603/bnur.7811
Jannah, M., Septiani, S., & Holiday, E. (2021). Hubungan menarche usia dini dan menopouse usia lanjut dengan kejadian penyakit kanker payudara. Journal of Health Science, 1(2), 38–45.
Kasmira, K., B, S., & Amin, W. (2021). Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Tentang SADARI untuk Deteksi Dini Kanker Payudara Terhadap Pengetahuan dan Sikap remaja Putri kelas XI MAN Jeneponto Tahun 2021. Indonesia Jurnal Kebidanan, 5(2), 36–41.
Kemenkes RI. (2022). Benarkah Kanker Payudara Menjadi Kasus Kanker Terbanyak di Indonesia? Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1415/benarkah-kanker-payudara-menjadi-kasus-kanker-terbanyak-di-indonesia
Larasati, P., Juliastuti, D., Prasetyo, C. R., Fakultas, I., Kesehatan, I., Satya, I., & Id, P. A. (2025). Pengaruh Digital Edukasi “Sadari” Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Deteksi Dini Kanker Payudara Pada Remaja Putri Di SMKN 4 Kota Tangerang Selatan. Jurnal Riset Ilmu Komputer (JRIKom), 1(1), 23–32. https://journal.universitasichsansatya.ac.id/index.php/JRIKOM
Lestari, P. I., Mansyur, H., & . W. (2020). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Metode Demonstrasi Tentang SADARI Terhadap Kemampuan Melakukan SADARI Pada Remaja Putri SMA Diponegoro Dampit. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 9(1), 1. https://doi.org/10.31290/jpk.v9i1.815
Maulidina, A. A. (2023). Efektivitas Audio Visual Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Putri Mengenai Sadari Sebagai Deteksi Dini Kanker Payudara.
Melati, R. S. (2022). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) dengan MEdia Flipchart terhadap Pengetahuan Deteksi Dini KAnker Payudara Remaja Putri Kelas XII di SMAN 2 Pangkalan BUN. In Borneo Cendekia Medika. Borneo Cendekia Medika.
Nisa, K., Khodijah, K., & Irawan, D. (2021). Pengaruh Edukasi Sadari Terhadap Pengetahuan Tentang Sadari Pada Siswi Di Sma Negeri 1 Brebes Tahun 2020. Bhamada: Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kesehatan (E-Journal), 12(2), 57–63. https://doi.org/10.36308/jik.v12i2.335
Notoatmodjo, S., Kresno, S., Tafal, Z., Sasongko, A., Damayanti, R., & Hadi, E. N. (2010). Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasinya (Edisi Revi). Rineka Cipta.
Novitarum, L., Siregar, M. F. G., Siregar, Fazidah, A., & Lubis, N. L. (2023). Bebas Kanker Payudara: Kenali dan Hindari Sejak Dini. deepublish.
P2PTM Kemenkes RI. (2021). Mengapa Harus Melakukan SADARI (Periksa Payudara Sendiri)? https://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/penyakit-kanker/mengapa-harus-melakukan-sadari-periksa-payudara-sendiri#:~:text=Kapan Dilakukan SADARI%3F,atau pada usia 12 tahun.
Rahayu, K. D., Kartika, I., & Mahmudah, D. (2020). Pengaruh Paket Edukasi Dasar Audiovisual SADARI terhadap Pengetahuan tentang SADARI pada Remaja Puteri. Media Karya Kesehatan, 3(1). https://doi.org/10.24198/mkk.v3i1.24568
Ratnasari, F., Azizah, F. N., Astrieta, D. A., & Latifah, A. (2024). Pengaruh Pendidikan Video Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Dengan Perilaku Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Remaja. Jurnal Kesehatan, 13(1), 56–61. https://doi.org/10.37048/kesehatan.v13i1.385
RSUD Raden Mattaher. (2024). Data Kanker Payudara.
Safitri, M. (2017). Breast Cancer. Breast Cancer Indonesia, 38, 1–9.
Sahdi, A., Darwis, & Muin, R. (2023). Efektivitas Penyuluhan Kesehatan Sadari Dengan Media Video Terhadap Pengetahuan Pada Remaja Putri. Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 3(2), 96–101.
Sari, S. A. M., Juwitasari, Handayani, T. L., & Harini, R. (2022). Studi Literatur: Identifikasi Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Perilaku SADARI Sebagai Deteksi Dini Kanker Payudara. Indonesian Health Science Journal, 2(2), 64–74. https://doi.org/10.52298/ihsj.v2i2.31
Savitri, Astrid, dkk. (2019). Kupas Tuntas Kanker Payudara, Leher Rahim, dan Rahim. Pustaka Baru Press Yogyakarta.
Sugarni, M. (2025). Pengaruh Pemberian Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri ( Sadari ) Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Dalam Deteksi Dini Kanker Mammae Di. Kapalamada, 4(02), 125–136.
Sung, H., Ferlay, J., Siegel, R. L., Laversanne, M., Soerjomataram, I., Jemal, A., & Bray, F. (2021). Global Cancer Statistics 2020: GLOBOCAN Estimates of Incidence and Mortality Worldwide for 36 Cancers in 185 Countries. CA: A Cancer Journal for Clinicians, 71(3), 209–249. https://doi.org/10.3322/caac.21660
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Elvira Monalisa, Kamariyah, Lisa Anita Sari, Yulia Indah Permata Sari, Meinarisa (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












