Edukasi Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Menular di Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.71417/galen.v2i1.147Kata Kunci:
Edukasi Kesehatan , MAsyarakat , Pencegahan penyakit menular , Perilaku Hidup Sehat , Promosi KesehatanAbstrak
Penyakit menular masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di berbagai wilayah. Tingginya angka kejadian penyakit menular dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan masyarakat, perilaku hidup yang kurang sehat, serta keterbatasan akses terhadap informasi dan layanan kesehatan. Edukasi kesehatan menjadi salah satu strategi utama untuk mencegah penyebaran penyakit menular melalui peningkatan pengetahuan, perubahan sikap, dan pembentukan perilaku hidup bersih dan sehat. Artikel ini membahas peran edukasi kesehatan dalam mendorong masyarakat untuk mengenali risiko penyakit menular, memahami cara penularan, dan menerapkan langkah-langkah pencegahan yang efektif. Strategi edukasi yang tepat, termasuk penggunaan media interaktif, keterlibatan tokoh masyarakat, serta penyuluhan berkelanjutan, terbukti mampu meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat. Remaja dan anak sekolah menjadi kelompok prioritas karena masa tersebut merupakan fase kritis dalam pembentukan perilaku sehat. Edukasi kesehatan yang efektif tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga membentuk kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan dan menurunkan risiko infeksi di masyarakat. Oleh karena itu, edukasi kesehatan merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kualitas hidup dan menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih sehat dan sadar akan pencegahan penyakit menular.
Unduhan
Referensi
Fahdhienie, F., Savitri, H., & Darwis, A. (2024). Pendidikan tentang Pencegahan Penyakit Menular dan Penyakit Tidak Menular pada Masyarakat di Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Surya Masyarakat, 7(1). https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/JSM/article/view/14976
Marwah, M., Rekawati, E., Nursasi, A. Y., & Sari, I. P. (2024). Edukasi kesehatan memengaruhi perilaku pencegahan penularan tuberkulosis: A systematic review. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 16(2), 365-374. https://mail.juriskes.com/index.php/jrk/article/view/2534
Oktaviani, E., Susmini, S., & Ridawati, I. D. (2022). Permainan edukatif Quarted Flash Card (QFC) sebagai media promosi kesehatan penyakit menular dan tidak menular pada anak sekolah dasar. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 5(7), 2216-2225. https://www.academia.edu/download/104188275/pdf.pdf
SIGA, M. M. (2021). Promosi Kesehatan Untuk Meningkatkan Kewaspadaan Remaja Terbadap Penyakit Menular Seksual (Pms) (Doctoral Dissertation, Universitas Airlangga). https://repository.unair.ac.id/136736/.
Tanjung, N., Auliani, R., Rusli, M., Siregar, I. R., & Taher, M. (2023). Peran kesehatan lingkungan dalam pencegahan penyakit menular pada remaja di Jakarta: Integrasi ilmu lingkungan, epidemiologi, dan kebijakan kesehatan. Jurnal Multidisiplin West Science, 2(09), 790-798. https://www.academia.edu/download/118121899/572.pdf.
Yusnia, N., Nashwa, R., Handayani, D., Melati, D., & Nabila, F. (2022). Edukasi kesehatan reproduksi remaja mengenai bahaya seks bebas. Jurnal Pemberdayaan Dan Pendidikan Kesehatan, 1(02), 114-123. http://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=2823498&val=25308&title=Edukasi%20Kesehatan%20Reproduksi%20Remaja%20Mengenai%20Bahaya%20Seks%20Bebas
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ria Apriliani, Ardiyansyah , Ahmad Farizki (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












