Gambaran Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi Berdasarkan Lama Waktu Menderita pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi
DOI:
https://doi.org/10.71417/galen.v2i1.149Kata Kunci:
Antihipertensi, Hipertensi, Kepatuhan, Lama Waktu MenderitaAbstrak
Kepatuhan minum obat merupakan penentu utama keberhasilan pengobatan. Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan paling berbahaya didunia, karena tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko utama yang menyebabkan penyakit seperti stroke, gagal jantung, stroke dan nefrosis.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi Berdasarkan Lama Waktu Menderita pada Pasien Hipertensi di Wilayah Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dekriptif dengan menggunakan metode survei. Populasi penelitian ini adalah 31.615 orang yang berkunjung ke puskesmas Putri Ayu dan mengkonsumsi obat Antihipertensi pada tahun 2023, tekni pengambilan sempel ini dengan teknik purposive sampling dengan 106 responden. Hasil penelitian Mayoritas responden berusia anatara 46-65 Tahun sebanyak 68 Responden (64,2%), mayoritas berjenis kelamin Perempuan 58 responden (54,7%), mayoritas berpendidikan terakhir SMA 41 responden (38,7%), mayoritas responden berkerja sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) 41 responden (38,7%), Gambaran tingkat kepatuhan minum obat antihipertensi pada penderita hipertensi baru (< 1 tahun) mayoritas adalah Sedang sebanyak 10,4%. Gambaran Tingkat kepatuhan minum obat antihipertensi pada penderita hipertensi jangka menengah (1-5 tahun) mayoritas adalah Rendah sebanyak 48,1%. Gambaran tingkat kepatuhan minum obat antihipertensi pada penderita hipertensi jangka panjang (> 5 tahun) mayoritas Adalah Rendah 18,9%. Dapat disimpulkan Tingkat kepatuhan responden berdasarkan lama pengobatan mayoritas responden memiliki Tingkat kepatuhan rendah.
Unduhan
Referensi
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Dinas Kesehatan Provinsi Jambi. (2022). Profil kesehatan Provinsi Jambi tahun 2022. Dinas Kesehatan Provinsi Jambi.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS (9th ed.). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Morisky, D. E., Ang, A., Krousel-Wood, M., & Ward, H. J. (2008). Predictive validity of a medication adherence measure in an outpatient setting. The Journal of Clinical Hypertension, 10(5), 348–354. https://doi.org/10.1111/j.1751-7176.2008.07572.x
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.
Polit, D. F., & Beck, C. T. (2021). Nursing research: Generating and assessing evidence for nursing practice (11th ed.). Wolters Kluwer.
Siswanto, S., et al. (2020). Kualitas hidup pasien hipertensi ditinjau dari kepatuhan pengobatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 123–131.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
World Health Organization. (2003). Adherence to long-term therapies: Evidence for action. World Health Organization.
World Health Organization. (2021). Hypertension fact sheet. World Health Organization.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 M Fadhlan Wahyu Erlangga, Nurhusna, Putri Irwanti Sari, Andika Sulistiawan, Andi Subandi (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












