Seorang Anak 2 Tahun Bronkopneumonia, Diare Akut, Status Gizi Underwheight dan Riwayat Imunisasi Tidak Lengkap
DOI:
https://doi.org/10.71417/galen.v2i1.184Kata Kunci:
Bronkopneumonia, Diare Akut, Imunisasi Tidak Lengkap, StuntedAbstrak
Bronkopneumonia merupakan radang dari saluran pernafasan yang terjadi pada bronkus sampai dengan alveolus paru. Bronkopneumonia merupakan peradangan paru yang biasanya dimulai di bronkiolus terminalis lalu tersumbat oleh eksudat mukopurulen yang membentuk bercak-bercak konsolidasi di lobulus yang bersebelahan. Berdasarkan laporan kasus ini, diketahui seorang anak laki-laki usia 2 tahun 7 bulan datang ke IGD RSUD Ir. Soekarno Kabupaten Sukoharjo diantar oleh keluarga dengan keluhan sesak 1 hari SMRS, batuk berdahak, pilek, demam, BAB cair, mual, muntah, tidak nafsu makan dan minum. Riwayat imunisasi pasien tidak lengkap. Hasil pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum pasien lemas dan sesak, BMI underwheight, BB/tb stunted, pemeriksaan fisik paru didapatkan suara ronkhi basah halus dikedua lapang paru. Hasil pemeriksaan penunjang foto thoraks didapatkan hasil bronkopneumonia bilateral. Pemeriksaan laboratorium didapatkan peningkatan monosit dan eosinofil. Pasien mendapat terapi Inf. RL maintanance 45cc/KgBB/jam, Inj ondancentron 1,5mg/8jam, Inj. Paracetamol 150 mg/ 4jam KP demam > 38 C, Paracetamol syr 1 cth/ 4jam KP demam 37,5-38 C, Zink syr 1x20mg, L Bio 2x1.
Unduhan
Referensi
Anjaswanti, R. N., Azizah, R., & Leonita, A. (2022). Studi meta-analisis: Faktor risiko kejadian pneumonia pada balita di Indonesia tahun 2016–2021. Journal of Community Mental Health and Public Policy, 4(2), 56–70.
Ikatan Dokter Anak Indonesia. (2022). Pedoman pelayanan medis. IDAI.
Iqbal, A. F., Setyawati, T., Towidjojo, V. D., & Agni, F. (n.d.). Pengaruh perilaku hidup bersih dan sehat terhadap kejadian diare pada anak sekolah. Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Buku panduan Pekan Imunisasi Dunia 2024. https://ayosehat.kemkes.go.id/buku-panduan-pekan-imunisasi-dunia-2024-format-pdf
Oktafia, P., Airlangga, P. S., Dharmawati, I., & Setyoningrum, R. A. (2021). Risk factors of complicated pneumonia in children. Journal of the Indonesian Medical Association, 71(3), 135–140.
Pratiwi, A. (2023). Hubungan pengetahuan dengan perilaku pencegahan pneumonia pada balita. Jurnal Visi Kesehatan Masyarakat (ViMed), 14(2), 45–53. https://journal.lpkd.or.id/index.php/ViMed/article/view/1397/18
Silalahi, N. A., & Maryani, E. (2025). Bronkopneumonia dengan status gizi stunted dan riwayat imunisasi tidak lengkap: Laporan kasus. Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta & RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo.
Suci, L. N. (2020). Pendekatan diagnosis dan tata laksana pneumonia pada anak. Jurnal Kedokteran Nanggroe Medika, 3(1), 30–38.
Sukma, H. A., Indriyani, P., & Ningtyas, R. (2020). Pengaruh pelaksanaan fisioterapi dada terhadap bersihan jalan napas pada anak dengan bronkopneumonia. Journal of Nursing and Health, 5(1), 9–18.
Ulfa, S. R. (2020). Hubungan status gizi dengan derajat keparahan pneumonia balita di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh (Skripsi). Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nia Auria Silalahi B, Elvia Maryani (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












