Perbandingan Pemberian Air Rebusan Biji Ketumbar dengan Air Kelapa terhadap Kadar Kreatinin Serum pada Penderita Pre-Hipertensi
DOI:
https://doi.org/10.71417/galen.v2i1.195Kata Kunci:
Air Rebusan Biji Ketumbar, Air Kelapa, Kreatinin Serum, Pre-HipertensiAbstrak
Ginjal merupakan organ saluran kemih yang memiliki berbagai fungsi diantaranya menyaring sisa hasil metabolisme dan toksin dari dalam darah yang kemudian dikeluarkan lewat urine. Kondisi meningkatnya tekanan darah merupakan salah satu faktor yang dapat memperburuk fungsi dan kerja ginjal. Salah satu tanda terjadi perburukan fungsi ginjal adalah dengan meningkatnya kadar kreatinin serum dalam darah. Penggunaan bahan alami seperti pemberian air rebusan biji ketumbar dan air kelapa dapat menjadi salah satu upaya nonfarmakologis untuk menurunkan kadar kreatinin serum dalam darah. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas dari pemberian air rebusan ketumbar dan air kelapa dengan frekuensi satu kali sehari selama satu minggu terhadap perubahan kadar kreatinin serum.
Matode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian Quasi Eksperimental, dengan rancangan penelitian pre test – post test with control group design. Sampel penelitian berjumlah 48 pendidik dan tenaga kependidikan Universitas Nusa Cendana yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel dibagi menjadi tiga kelompok yaitu kelompok kontrol (kelompok 1) yang tidak diberi perlakuan, kelompok intervensi air rebusan ketumbar (kelompok 2) dan kelompok intervensi air kelapa (kelompok 3). Kelompok 2 dan kelompok 3 diberikan intervensi satu kali setiap hari selama satu minggu. Data penelitian akan diuji menggunakan uji paired t-test dan uji one way anova untuk membandingan nilai antara kelompok. Hasil : Terdapat perubahan signifikan pada nilai pre test dengan nilai post test pada kelompok intervensi air rebusan biji ketumbar dengan p value=0,035. Sedangakan pada kelompok air kelapa dengan p value=0,270 dan pada kelompok kontrol dengan p value=0,882 tidak ada perubahan yang signifikan pada nilai pre test dengan nilai post test-nya. Berdasarkan hasil uji one way anova tidak didapatkan perbedaan yang signifikan antara nilai post test ketiga kelompok dengan p value=0,839. Kesimpulan : Tidak ada perbedaan efektivitas antara kelompok air rebusan biji ketumbar dengan air kelapa terhadap kadar kreatinin serum pada penderita pre-hipertensi.
Unduhan
Referensi
Terhadap Almanda, S., Mansoben, N., & Fitriani. (2024). Pengaruh Relaksasi Otot Progresif Perubahan Nyeri Punggung Bawah Pada Ibu Hamil. Jurnal Keperawatan, 16, 1417–1424.
Alatawi, K. A., & Alshubaily, F. A. (2021). Coconut products alleviate hyperglycaemic, hyperlipidimic and nephropathy indices in streptozotocin-induced diabetic Wistar rats. Saudi Journal of Biological Sciences, 28(8), 4224–4231.
Asfur, R., & Sadewo, G. (2019). Pengaruh pemberian madu terhadap fungsi ginjal (ureum dan kreatinin) tikus putih (Rattus norvegicus L.) jantan galur Wistar yang diinduksi tuak. Jurnal Ilmiah Kohesi, 3(2).
Baxmann, A. C., Ahmed, M. S., Marques, N. C., Menon, V. B., Pereira, A. B., Kirsztajn, G. M., et al. (2008). Influence of muscle mass and physical activity on serum and urinary creatinine and serum cystatin C. Clinical Journal of the American Society of Nephrology, 3(2), 348–354.
Beunders, R., Struck, J., Wu, A., Zarbock, A., Somma, D., Mehta, S., et al. (2012). Proenkephalin (PENK) as a novel biomarker for kidney function. Kidney International Supplements, 2(2), 1459–1460.
Cao, Y. L., Lin, J. H., Hammes, H. P., & Zhang, C. (2022). Flavonoids in treatment of chronic kidney disease. Molecules, 27(7).
Devgun, M. S. (2016). Coconut water drink and the risk of hyperkalaemia in diabetes. Practical Diabetes, 33(3), 87–89.
Gandhi, M., Aggarwal, M., Puri, S., & Singla, S. K. (2013). Prophylactic effect of coconut water (Cocos nucifera L.) on ethylene glycol induced nephrocalcinosis in male Wistar rat. International Brazilian Journal of Urology, 39(1), 108–117.
Gautama, M. R., Sudiana, I. K., Soetojo, & Djojodimedjo, T. (2021). Effects of coconut water (Cocos nucifera sp.) administration as prevention of urolithiasis in calcium oxalate-induced Wistar rats. Indonesian Journal of Urology, 28(1), 79–90.
Hall, J. E., & Hall, M. E. (2020). Guyton and Hall textbook of medical physiology (14th ed.). Elsevier Health Sciences
Heriansyah, H., Humaedi, A., & Widada, N. (2019). Gambaran ureum dan kreatinin pada pasien gagal ginjal kronis di RSUD Karawang. Jurnal Ilmiah, 1(1).
Hutapea, R. D., Widaningsih, Y., Mangarengi, F., & Muhadi, D. (2021). Analysis of urea, creatinine, and platelet indices in hypertensive patients. Indonesian Journal of Clinical Pathology and Medical Laboratory, 27(2), 117–121.
Kaaba, D., Katlli, O., & Zakaria, F. (2019). Pengaruh pemberian air kelapa muda terhadap penurunan tekanan darah pada ibu lansia di wilayah kerja Puskesmas Limboto. Jurnal, 8(2).
Kemenkes RI. (2018). Riset kesehatan dasar (Riskesdas). Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2013). Riset kesehatan dasar.
Kim, M. J., Lim, N. K., & Park, H. Y. (2012). Relationship between prehypertension and chronic kidney disease in middle-aged people in Korea: The Korean genome and epidemiology study. BMC Public Health, 12, 960.
Kovesdy, C. P. (2022). Epidemiology of chronic kidney disease: An update 2022. Kidney International Supplements, 12(1), 7–11.
Lakhera, A., Ganeshpurkar, A., Bansal, D., & Dubey, N. (2015). Chemopreventive role of Coriandrum sativum against gentamicin-induced renal histopathological damage in rats. Interdisciplinary Toxicology, 82), 99–102.
Ma, Q., Gao, Y., Lu, J., Liu, X., Wang, R., Shi, Y., et al. (2022). The effect of regular aerobic exercise on renal function in patients with CKD: A systematic review and meta-analysis. Frontiers in Physiology, 13.
Ogobuiro, I., & Tuma, F. (2023). Physiology, renal. In StatPearls.
Purnomo, B. B. (2012). Dasar-dasar urologi (3rd ed., Vol. 3). Sagung Seto.
Rana, R., Mehmood, M. H., Shaukat, B., Shahid, S., Malik, A., & Murtaza, B. (2022). Evaluation of the cardiovascular effects of Coriandrum sativum and Citrus limon to treat arsenic-induced endothelial damage and hypertension in rats. Life, 12(11).
Tandi, J. (2017). Pengaruh ekstrak etanol daun jambu air (Syzygium aqueum (Burm. f.) Alston) terhadap glukosa darah, ureum dan kreatinin tikus putih (Rattus norvegicus). Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry, 4(2), 43–51.
T, K. A. O., O, A. O., & J, C. K. (2019). Coconut water prevents renal and hepatic changes in offspring of monosodium glutamate-treated Wistar rat dams. Journal of Physiology Sciences, 34.
Utami, V. N., Hadisaputro, S., & Rahayu, S. (2016). Pengaruh ekstrak ketumbar (Coriandrum sativum) terhadap perubahan tekanan darah tikus pasca melahirkan. Jurnal Keperawatan Soedirman, 11.
Vargas, F., Romecín, P., García-Guillén, A. I., Wangesteen, R., Vargas-Tendero, P., Paredes, M. D., et al. (2018). Flavonoids in kidney health and disease. Frontiers in Physiology, 9.
Vukovic, V., Hantikainen, E., Raftopoulou, A., Gögele, M., Rainer, J., Domingues, F. S., et al. (2023). Association of dietary proteins with serum creatinine and estimated glomerular filtration rate in a general population sample: The CHRIS study. Journal of Nephrology, 36(1), 103–114.
Yunia, A., Suhariyanti, E., & Priyanto, S. (2019). Perbedaan efektivitas rebusan ketumbar dengan rebusan kunyit terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi. The 10th University Research Colloquium.
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Alfa Julian Lulan, Derri R. Tallo Manafe, I Made Artawan, Arley S. Telussa (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












