Efektivitas Pemberian Edukasi dengan Media Audio Visual terhadap Tingkat Pengetahuan dan Kepatuhan Pasien tentang Penyuntikan Insulin pada Penderita DM Tipe II di Poliklinik Penyakit dalam RSUD Khidmat Sehat Afiat (Kisa) Kota Depok Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.71417/galen.v2i1.207Kata Kunci:
Diabetes Mellitus Tipe II, Kepatuhan, Media Audio Visual, Penyuntikan Insulin, PengetahuanAbstrak
Diabetes melitus (DM) tipe II merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan mandiri yang baik, termasuk kepatuhan dalam penyuntikan insulin. Edukasi kesehatan dengan media audio visual dinilai mampu meningkatkan pemahaman dan kepatuhan pasien karena bersifat menarik dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian edukasi menggunakan media audio visual terhadap tingkat pengetahuan dan kepatuhan pasien tentang penyuntikan insulin pada penderita DM tipe II.Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Penelitian dilaksanakan di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Khidmat Sehat Afiat (KiSA) Kota Depok tahun 2025. Sampel penelitian adalah pasien DM tipe II yang mendapatkan terapi insulin. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan dan kepatuhan sebelum dan sesudah pemberian edukasi media audio visual. Analisis data menggunakan uji statistik dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil mayoritas responden berusia lansia awal (65%), berjenis kelamin perempuan (70%), berpendidikan SMA (45%), dan bekerja sebagai ibu rumah tangga (45%). Tingkat pengetahuan sebelum edukasi mayoritas berada pada kategori cukup dan meningkat menjadi kategori baik setelah edukasi. Kepatuhan sebelum intervensi mayoritas rendah dan meningkat menjadi tinggi setelah edukasi. Hasil uji statistik menunjukkan adanya efektivitas edukasi media audio visual terhadap tingkat pengetahuan (p=0,005) dan kepatuhan (p=0,010). Kesimpulan edukasi dengan media audio visual efektif meningkatkan tingkat pengetahuan dan kepatuhan pasien DM tipe II dalam penyuntikan insulin.Diabetes mellitus tipe 2 merupakan penyakit yang disebabkan penurunan sekresi insulin.
Unduhan
Referensi
Efriliana, Diani, N., & Setiawan, H. (2018). Karakteristik Pasien Diabetes Melitus Dengan Pengetahuan Tentang Perawatan Kaki Diabetes Melitus. Dinamika Kesehatan, 9(1), 655–668.
Hadeci, L. P. (2023). Pengaruh Edukasi Berbasis Video Terhadap Pengetahuan Dan Keterampilan Injeksi Pena Insulin Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe Ii Di Poliklinik Penyakit Dalam Rsup Dr M Djamil Padang Tahun 2023.
Isnaini, N. (2018). Faktor Risiko Mempengaruhi Kejadian Diabetes Mellitus Tipe Dua Risk Factors Was Affects Of Diabetes Mellitus Type 2. Jurnal Keperawatan Dan Kebidanan Aisyiyah, 14(1), 59–68.
Meidiana, R., Simbolon, D., & Wahyudi, A. (2018). Pengaruh Edukasi Melalui Media Audio Visual Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Overweight.
Muwarni. (2015). Pendidikan Kesehatan Dalam Keperawatan.
Nikayanti, R., Ritonga, N., & Ramadhini, D. (2023). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Audio Visual Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Puskesmas Pokenjior Tahun 2023.
Nurmayunita, M. (2019). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Audio Visual Terhadap Perilaku Perawatan Hipertensi Pada Lansia Di Dusun Beji Wetan Sendangsari Pajangan Bantul Yogyakarta.
Pratama, P. A. (2016). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Pasien Tentang Pengelolaan Diet Diabetes Mellitus Di Puskesmas Boyolali I. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Ristraningsih, G. P. (2017). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Pada Siswi Kelas Viii Di Smp Negeri 28 Semarang. Jurnal Keperawatan, Universitas : Semarang.
Shorea, R., Agrina2, & Woferst, R. (2018). Efektifitas Promosi Kesehatan Melalui Audio Visual Tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri.
Verawati, B., Yanto, N., & Gustiana, U. (2017). Hubungan Pengetahuan Gizi Dengan Kejadian Diabetes Melitus (Dm) Tipe Ii. 1(April).
Yasmin, R. A., Ayu, W. D., & Rijai, L. (2016). Karakteristik Dan Tingkat Kepatuhan Pasien Diabetes Melitus Di Rsud A.W. Sjahranie Periode Desember 2015- Januari 2016. April, 20–21.
Zahtamal, F. C., Suyanto, & Restuastuti, T. (2007). Faktor-Faktor Risiko Pasien Diabetes Melitus. 23(3), 142–147.
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Siti Asrofah, Ristinawati, Agus Purnama (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












