Gambaran Perilaku Perawatan Kaki dan Nilai Abi Pada Penderita Diabetes Mellitus di Puskesmas Gambirsari

Penulis

  • Vindy Ramdani Universitas Aisyiyah Surakarta Penulis
  • Mulyaningsih Universitas Aisyiyah Surakarta Penulis

DOI:

https://doi.org/10.71417/galen.v2i1.208

Kata Kunci:

Ankle Brachial Index, Diabetic Ulcer, Foot Care

Abstrak

Background: Diabetes Mellitus (DM) is a chronic metabolic disorder characterized by hyperglycmia, which increases the risk of diabetic foot ulcers due to suboptimal foot care. Objective: This study aims to describe foot care behaviors and ABI values among patient at Gambirsari Health Center. Method: This Descriptive Quantitative study employed accidental sampling with 81 DM patient at Gambirsari Health Center. Data were collected using the validated and reliable NAFF questionnaire for foot care behavior and ABI measurements via tensiometer, followed by univariate analysis. Results: Most respondents were aged 40-59 years (69,1%), female (80.2%), had high school education (37.0%) and had suffered DM for 1-5 years (82.7%). Foot care behavior was poor in (66.7%), while ABI values were normal (64.2). Conclusion: Although foot care behavior is poor among most DM patients at GAmbirsari Health Center. ABI values are predominantly normal. Routine education is therefore essential for preventing diabetic foot ulcers.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Alisa, D., Novianti, D., A., F., Fety, Y., & Yulli. (2021). Deteksi dini peripheral artery disease melalui pemeriksaan ankle brachial index pada kelompok prolanis di Puskesmas Poasia. Health Information: Jurnal Penelitian, 13(1), 11–18. https://doi.org/10.36990/hijp.v13i1.249

Amar, S., et al. (2022). Pengaruh kondisi psikologis terhadap interpretasi nilai ankle brachial index pada pasien diabetes mellitus. Jurnal Keperawatan Indonesia.

Arifah, N., & Purwanti, O. S. (2025). Gambaran nilai ankle brachial index pada pasien diabetes mellitus. Jurnal Keperawatan Indonesia.

Astuti, D., Rampean, B. A. O. K., Nasution, A., & Hia, E. (2021). Edukasi perawatan kaki pada penderita diabetes mellitus. TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 4(2), 172–178. https://iocscience.org/ejournal/index.php/abdimas/article/view/2422/1965

Ayu, P., & Prabawati, D. (2023). Efektifitas pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan perawatan kaki pada pasien diabetes mellitus di Rumah Sakit X Bekasi. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(8), 1592–1598. https://doi.org/10.56338/mppki.v6i8.3538

Bachri, Y. B., Prima, R., & Putri, S. A. (2022). Faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian ulkus kaki diabetik pada pasien diabetes mellitus di RSUD Prof. Dr. MA Hanafiah SM Batusangkar tahun 2022. Jurnal Inovasi Penelitian, 3(1), 4739–4750.

Cahyaningtyas, U., & Werdiningsih, R. (2022). Analisis faktor lama penyembuhan kaki diabetes pada pasien DM tipe 2. Jurnal Media Administrasi, 7(1), 28–39. https://doi.org/10.56444/jma.v7i1.61

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). Sage Publications.

Drastistiana, D., & Mulyaningsih. (2024). Hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku perawatan kaki dan risiko ulkus kaki DM tipe II di Puskesmas Kartasura. Indonesian Journal of Public Health, 2(3), 413–425.

Emzir. (2011). Metodologi penelitian pendidikan: Kuantitatif dan kualitatif. Rajawali Pers.

Emzir. (2022). Metodologi penelitian pendidikan kuantitatif dan kualitatif. Rajawali Pers.

Fortuna, T. A., Karuniawati, H., Purnamasari, D., & Purlinda, D. E. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi komplikasi pada pasien diabetes mellitus di RSUD Dr. Moewardi. Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia, 20(1), 27–35. https://doi.org/10.23917/pharmacon.v20i1.21877

Hartono, D., & Ediyono, S. (2024). Hubungan tingkat pendidikan dan lama menderita sakit dengan tingkat pengetahuan lima pilar penatalaksanaan diabetes mellitus. Journal of TSCS1Kep, 9(1).

Heriyanto, H., Septiyanti, S., & Delfina, R. (2024). Efek kombinasi terapi Buerger Allen exercise dan senam kaki diabetes terhadap ankle brachial index penderita diabetes. Faletehan Health Journal, 11(1), 16–22. https://doi.org/10.33746/fhj.v11i01.643

Joeliantina, A., Proboningsih, J., Anugrahini, H. N., & Mejilla, J. L. (2022). The behavior of patients with type 2 diabetes mellitus in monitoring blood glucose levels and foot care: A cross-sectional community-based study. International Journal of Advanced Health Science and Technology, 104–109. https://doi.org/10.35882/ijahst.v2i2.9

Kartikadewi, A., Setyoko, S., Wahab, Z., & Andikaputri, K. (2022). Ankle brachial index pada penderita diabetes dan non diabetes dan hubungannya dengan aktivitas fisik dan perilaku merokok. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 18(1), 57–68. https://doi.org/10.24853/jkk.18.1.57-68

Merdekawati, D., Astuti, A., AZ, R., & Sari, L. A. (2020). Pencegahan ulkus diabetik dengan pengendalian kadar glukosa darah dan pemeriksaan ankle brachial indeks. Jurnal Pengabdian Masyarakat dalam Kesehatan, 2(1), 6–10. https://doi.org/10.20473/jpmk.v2i1.15794

Moulidiya, E., & Fakhrizal. (2025). Diabetic foot ulcer. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh, 4(2), 114–123.

Munira, S. L. (2023). Survei kesehatan Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Nanda, S. D. P., Mulfianda, R., & Desreza, N. (2025). Pengaruh perawatan kaki terhadap nilai ankle brachial index pada penderita diabetes melitus tipe 2. Journal of Health Education and Literacy.

Nengsari, D. P., & Armiyati, Y. (2022). Peningkatan ankle brachial index pasien diabetes mellitus dengan senam kaki diabetes: Studi kasus. Ners Muda, 3(1).

Ningrum, H. S., & Imamah, I. N. (2022). Pengetahuan dan perilaku perawatan kaki pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Gondang Sragen. Journal Keperawatan, 1(2), 59–66.

Nisak, R., Marwan, M., & Widyaningrum, D. A. (2024). Perilaku perawatan kaki dalam pencegahan ulkus diabetikum pada penderita diabetes mellitus. Cakra Medika, 11(2), 31–39.

Nora, P., Gultom, N., Harahap, F., Edi, S., & Sipahutar, H. (2025). Hubungan antara jenis kelamin dan usia pada penyakit diabetes melitus di Puskesmas Kota Medan. Jurnal Bioshell, 14(1), 142–150. https://doi.org/10.56013/bio.v14i1.3960

Prasetyo, H. B., Lufianti, A., & Sutiyono. (2024). Pengaruh telenursing tentang penatalaksanaan diet dan aktivitas fisik terhadap perubahan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe II. Journal of TSCS1Kep, 9(2), 466–477.

Rahmawati, I., Ramadio, K., & Syah, R. (2025). Grade ankle brachial index as a predictor of peripheral artery disease in diabetes mellitus patients. International Journal of Nursing and Midwifery Science, 9(1).

Sari, C. W. M., Lestari, T., & Pebrianti, S. (2021). Gambaran perilaku perawatan kaki dan faktor-faktor yang mempengaruhi perawatan kaki pada penderita diabetes mellitus di Garut. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 6(3).

Schwarz, P. (2025). IDF diabetes atlas (11th ed.). International Diabetes Federation.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif. Alfabeta.

Sudaryono. (2018). Metodologi penelitian. Rajawali Pers.

Sudaryono. (2024). Metodologi penelitian pendidikan. Rajawali Pers.

Widyanata, K. A. J., Daryaswanti, P. I., & Artawan, I. K. (2023). Hubungan gula darah dengan nilai ankle brachial index pasien diabetes mellitus tipe 2. ProHealth Journal, 20(1), 33–39.

Yalini, L., Samiasih, A., & Armiyati, Y. (2024). Pendidikan perawatan kaki dalam pencegahan ulkus kaki diabetikum. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 15(4), 136–139.

Diterbitkan

2026-03-05

Cara Mengutip

Gambaran Perilaku Perawatan Kaki dan Nilai Abi Pada Penderita Diabetes Mellitus di Puskesmas Gambirsari. (2026). Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi Dan Kesehatan, 2(1), 1088-1099. https://doi.org/10.71417/galen.v2i1.208