Gambaran Tingkat Kecemasan Masyarakat di Daerah Rawan Banjir di Desa Kendung Kabupaten Ngawi

Penulis

  • Rizka Apriliana Putri Malindo Universitas ‘Aisyiyah Surakarta Penulis
  • Hermawati Universitas ‘Aisyiyah Surakarta Penulis

DOI:

https://doi.org/10.71417/galen.v2i2.217

Kata Kunci:

banjir, kecemasan, bencana.

Abstrak

Bencana merupakan salah satu permasalahan utama yang kerap terjadi di Indonesia dan menimbulkan berbagai dampak, baik secara fisik maupun nonfisik. Salah satu bencana yang sering terjadi adalah banjir. Berdasarkan data BPBD tahun 2025, Desa Kendung di Kabupaten Ngawi termasuk wilayah yang rawan banjir karena letaknya berada di antara dua aliran sungai, yaitu Sungai Bengawan Solo dan Kali Madiun. Banjir tidak hanya menyebabkan kerugian material, tetapi juga berdampak pada kondisi psikologis masyarakat, seperti munculnya kecemasan dan gangguan tidur. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik masyarakat serta tingkat kecemasan yang dialami oleh warga di daerah rawan banjir tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling, melibatkan 87 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS), kemudian dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada rentang usia 46–55 tahun (27,6%), berjenis kelamin perempuan (59,8%), serta memiliki tingkat pendidikan SMA/SMK/sederajat (34,5%), dan seluruh responden memiliki pengalaman menghadapi banjir. Tingkat kecemasan yang dialami masyarakat didominasi oleh kecemasan ringan (59,8%), diikuti kecemasan sedang (16,1%), dan sebagian lainnya tidak mengalami kecemasan (24,1%). Secara keseluruhan, masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir di Desa Kendung cenderung mengalami kecemasan pada tingkat ringan hingga sedang sebagai dampak dari kondisi lingkungan yang berisiko terhadap bencana banjir.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Afifah, N., & Nooratri, E. D. (2022). Gambaran tingkat kecemasan warga daerah rawan banjir di Dusun Trobakal Desa Karangrejo, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan. JKDM: Jurnal Keperawatan Duta Medika, 2(2), 66–71. https://doi.org/ojs.udb.ac.id

Agrawal, S., Bhatt, S., & Shah, P. (2024). Impact of natural disasters on mental health: Evidence and implications. Healthcare, 12(18), 1812. https://doi.org/10.3390/healthcare12181812

Anggraini, A. D., Setyowati, A., & Rahmah, M. (2025). Hubungan kecemasan dengan insomnia pada masyarakat di daerah rawan banjir di Desa Pinggiran Sungai Martapura. Jurnal Keperawatan Klinis dan Komunitas (Clinical and Community Nursing Journal). https://doi.org/10.22146/jkkk.101532

Anisa, S. D., & Hermawati. (2024). Gambaran tingkat kecemasan warga di daerah rawan bencana banjir Desa Laban Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Medika Nusantara, 2(3), 229–242. https://doi.org/10.59680/medika.v2i3.1295

Apriyani, Agusman, M., & Iswari, M. F. (2023). Pengaruh terapi relaksasi Benson terhadap tingkat kecemasan pada korban pasca banjir di Kelurahan Sukamaju Palembang. Jurnal Masker Medika, 11(2), 306–313. https://doi.org/10.52523/maskermedika.v11i2.559

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (2021). Data informasi bencana Indonesia. BNPB. https://bnpb.go.id

Berutu, M. H. (2023). Meminimalisir tingkat stres masyarakat pasca bencana banjir. Jurnal Wirausaha Sosial Nusantara, 1(2). https://ejournal.lembagarisetmandirinusantara.or.id

Brewin, C. R., Fuchkan, N., Huntley, Z., & Scragg, P. (2010). The psychological impact of exposure to floods. Psychological Medicine, 40(6), 943–952. https://doi.org/10.1017/S0033291709991024

Darmastuti, I., & Husain, F. (2023). Gambaran tingkat kecemasan pada masyarakat daerah rawan banjir di Pucang Sawit Surakarta. IJOH: Indonesian Journal of Public Health, 1(3), 306–315. https://doi.org/10.61214/ijoh.v1i3.167

Data Informasi Bencana Indonesia (DIBI). (2023). Rekapitulasi kejadian bencana Indonesia 2023. Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB. https://dibi.bnpb.go.id

Daulay, K. Z., Dewi, R., & Suzanna, E. (2025). Perbedaan strategi coping berdasarkan jenis kelamin pada mahasiswa yang memiliki keluarga bercerai. INSIGHT: Jurnal Penelitian Psikologi, 3(2), 276–284. https://doi.org/10.51510/insight

Jiang, F., Li, R., & Wang, J. (2024). Contributions of climate change and urbanization to urban flood hazard changes in China's 293 major cities since 1980. Journal of Environmental Management, 354, 120378. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2023.120378

Kharismaa, Ajmain, & Husain. (2024). Hubungan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana banjir dengan tingkat kecemasan masyarakat di daerah rawan banjir di Kota Langsa. Public Health Journal, 1(3), 45–60. https://doi.org/10.62710/T6xptt36

Lasminto, U., Lumantara, E., Widyastuti, H., & Zharin, F. (2016). Flood assessment of Bengawan Solo River. ARPN Journal of Engineering and Applied Sciences, 11(24), 14443–14450.

Li, H., Xu, J., & Zhang, Y. (2022). A review of flood risk in China during 1950–2019: Urbanization, socioeconomic impact trends and flood risk management. Water, 14(20), 3246. https://doi.org/10.3390/w14203246

M. Aulia Farhan Akmal. (2025). Analisis tingkat pengetahuan mitigasi bencana banjir pada siswa berkebutuhan khusus di SLB X Kota Semarang. Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi, 3(1), 118–129. https://doi.org/10.57213/antigen.v3i1.564

Misaala, S. W., Basso, S., & M. Suranata, F. (2024). Hubungan pengetahuan kesiapsiagaan bencana banjir dengan tingkat kecemasan masyarakat di Kelurahan Wonasa Tanjung. OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan, 2(1). https://doi.org/10.61132/obat.v2i1.72

Muspida, A., Manaf, M., Tantu, A. G., Syafri, & Kastono. (2021). Kajian lokasi rawan bencana banjir pada daerah aliran sungai (DAS) Walanae Kecamatan Dua Boccoe Kabupaten Bone. Jurnal Ilmiah Ecosystem, 21(2), 348–357. https://doi.org/10.35965/eco.v21i2.1111

Newnham, E. A., Titov, N., Carroll, I., & Nickerson, A. (2022). Long term mental health trajectories after disasters and pandemics: A multilingual systematic review of prevalence, risk and protective factors. Clinical Psychology Review, 97, 102190. https://doi.org/10.1016/j.cpr.2022.102190

Niman, S., Tania, H., & Wijaya, Y. M. (2022). Gambaran tingkat kecemasan remaja sekolah menengah pertama yang tinggal di daerah rawan banjir. Bulletin of Counseling and Psychotherapy, 4(2), 304–310. https://doi.org/10.51214/bocp.v4i2.199

Nurhayati, P. (2020). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kecemasan dan depresi pada pasien diabetes melitus tipe 2. Health Sciences and Pharmacy Journal, 4(1), 1–6. https://doi.org/10.32504/hspj.v4i1.176

PreventionWeb. (2023). 2023 global natural disaster assessment report. United Nations Office for Disaster Risk Reduction. https://www.preventionweb.net/publication/2023-global-natural-disaster-assessment-report

Pratama, A. P., & Wulandari, R. (2023). Gambaran tingkat kecemasan masyarakat daerah rawan banjir di Desa Warukkalong Kabupaten Ngawi. Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 1(4), 225–230. https://doi.org/10.31004/jiik.v1i4.20253

Putri Sinta, C., & Utami, D. R. R. B. (2022). Tingkat kecemasan ibu dalam menghadapi banjir di Kelurahan Sangkrah Kota Surakarta. Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(4), 356–362. https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v1i4.1145

Rahma Putri Ariyani. (2024). Hubungan antara gangguan Premenstrual Dysphoric Disorder dengan kecemasan remaja putri di SMP Negeri 20 Surakarta [Skripsi, Universitas Kusuma Husada].

Rahmat, H. K., & Alawiyah, D. (2020). Konseling traumatik: Sebuah strategi guna mereduksi dampak psikologis korban bencana alam. JURNAL MIMBAR: Media Intelektual Muslim dan Bimbingan Rohani, 6(3), 34–44.

Rahmawati, T., & Silvitasari, I. (2022). Hubungan kesiapsiagaan dengan tingkat kecemasan masyarakat daerah rawan bencana banjir di Dusun Nusupan Desa Kadokan. JKDM: Jurnal Keperawatan Duta Medika, 2(2), 72–78.

Rahmayanti, N. Y., Wulandari, D., & Novitayanti, E. (2024). Pengaruh edukasi kebencanaan terhadap kesiapsiagaan menghadapi bencana. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 15(2), 267–271. https://doi.org/10.26751/jikk.v15i2.2376

Rustinsyah, R., Prasetyo, A. B., & Hudiyanto, H. (2021). Social capital for flood disaster management: Case study of flooding in a village of Bengawan Solo Riverbank, Tuban, East Java Province. International Journal of Disaster Risk Reduction, 52, 101963. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2020.101963

Sakiyan, & Mugihartadi. (2020). Pengaruh terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) terhadap penurunan tingkat kecemasan pada lansia selama masa pandemi Covid-19. Nursing Science Journal (NSJ), 1(2), 38–48.

Santoso, A., Prasetyo, B., & Hartono, D. (2025). Integrating sustainable farming practices in flood-prone Bengawan Solo delta areas. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1543, 012046. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1543/1/012046

Setyaningsih, D., & Gati, N. W. (2023). Gambaran tingkat stress pasca bencana banjir di Kelurahan Semanggi Kecamatan Pasar Kliwon. IJOH: Indonesian Journal of Public Health, 1(3), 201–206. https://doi.org/10.61214/ijoh.v1i3.150

Shrestha, B. B., & Kawasaki, A. (2022). Flood exposure dynamics and quantitative evaluation of low-cost flood control measures in the Bengawan Solo River basin of Indonesia. Hydrology, 12(2), 38. https://doi.org/10.3390/hydrology12020038

Silvitasari, I., Margatot, D. I., Setyowati, E., & Narsih, H. I. (2025). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kecemasan masyarakat di daerah rawan banjir. ASJN: Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing, 6, 26–34.

Sukarni, R., Krisnatuti, D., Herawati, T., & Rahadi, I. (2023). Analisis hubungan tingkat stres dan strategi koping pada korban bencana gempa bumi di Kabupaten Lombok Timur. Sosio Konsepsia, 12(2), 14–25. https://doi.org/10.33007/ska.v12i2.3237

Tiernan, A., Bryant, R. A., Creamer, M., & Silove, D. (2024). Long term mental health trajectories after disasters and pandemics: A multilingual systematic review. Clinical Psychology Review, 97, 102190.

United Nations Office for Disaster Risk Reduction (UNDRR). (2023). Annual report 2023. UNDRR. https://www.undrr.org/annual-report/2023

United Nations Office for Disaster Risk Reduction (UNDRR). (2024). Global Assessment Report on Disaster Risk Reduction (GAR) 2025: Resilience pays: Financing and investing for our future. UNDRR. https://www.undrr.org/gar/gar2025

World Meteorological Organization (WMO). (2023). State of the climate in Asia 2022. WMO. https://india.un.org/en/240359-climate-change-impacts-increase-asia-2023

Yunus, P., Monoarfa, S., & Biu, H. S. (2024). Hubungan kesiapsiagaan dengan tingkat kecemasan masyarakat daerah rawan bencana banjir Desa Daenaa Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo. JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI, 5(3), 6681–6690.

Zuliani, & Hariyanto, S. (2021). Pengetahuan, sikap, dan kesiapsiagaan kader siaga bencana dalam menghadapi bencana banjir. JURNAL EDUNursing, 5(1). http://journal.unipdu.ac.id

Zuhra, F., Barmawi, F., & Zailani, M. (2022). Optimism and problem-focused coping on students during the pandemic Covid-19. Jurnal Psikologi Integratif, 10(02), 139–151.

Diterbitkan

2026-03-26

Cara Mengutip

Gambaran Tingkat Kecemasan Masyarakat di Daerah Rawan Banjir di Desa Kendung Kabupaten Ngawi. (2026). Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi Dan Kesehatan, 2(2), 1-17. https://doi.org/10.71417/galen.v2i2.217