Implementasi Edukasi Pencegahan Ulkus Diabetikum terhadap Perilaku Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Gribig

Penulis

  • Krismawati Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Penulis
  • Nurul Hidayah Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Penulis
  • Budiono Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Penulis

DOI:

https://doi.org/10.71417/galen.v2i2.243

Kata Kunci:

Diabetes melitus tipe 2, Edukasi kesehatan, Ulkus diabetikum, Perawatan kaki, Kadar gula darah

Abstrak

Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang berisiko menimbulkan komplikasi berupa ulkus diabetikum akibat kadar gula darah yang tidak terkontrol serta kurangnya pengetahuan dan perilaku perawatan kaki. Edukasi mengenai pencegahan ulkus diabetikum diperlukan untuk meningkatkan kemampuan pasien dalam melakukan perawatan kaki dan mengendalikan kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dampak edukasi kesehatan terhadap pengetahuan, sikap, perilaku pencegahan ulkus diabetikum, serta pengendalian kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Gribig. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus dengan  2 responden pada 26 Januari - 6 Februari 2026 melalui pemberian edukasi kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan menjadi kategori baik, sikap yang lebih sadar terhadap pencegahan, perubahan perilaku ke arah lebih baik, serta kadar gula darah yang lebih terkontrol setelah edukasi diberikan. Disimpulkan bahwa edukasi kesehatan berbasis booklet dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan ulkus diabetikum serta membantu pengendalian kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Aliun, F. W., Fitri, F. E., Yunitasari, E., & Filsabila, A. (2024). Edukasi perawatan kaki sebagai upaya pencegahan luka pada penderita diabetes melitus.

Alshammari, L., O'Halloran, P., McSorley, O., Doherty, J., & Noble, H. (2023). The effectiveness of foot care educational interventions for people living with diabetes mellitus: An umbrella review. Journal of Tissue Viability, 32(3), 406–416. https://doi.org/10.1016/j.jtv.2023.06.001

American Diabetes Association Professional Practice Committee. (2024a). Facilitating positive health behaviors and well-being to improve health outcomes: Standards of Care in Diabetes—2024. Diabetes Care, 47(Suppl. 1), S77–S90. https://doi.org/10.2337/dc24-S005

American Diabetes Association Professional Practice Committee. (2024b). Glycemic targets: Standards of Care in Diabetes—2024. Diabetes Care, 47(Suppl. 1), S111–S125. https://doi.org/10.2337/dc24-S006

Anugrah, C., Purwandari, A., Wirjatmadi, R. B., & Mahmudiono, T. (2022). Faktor risiko terjadinya komplikasi kronis diabetes melitus tipe 2 pada pra lansia. Amerta Nutrition, 6(3). https://doi.org/10.20473/amnt.v6i3.2022.262-271

Ayaz, E. Y., Dincer, B., & Oğuz, A. (2022). Effectiveness of diabetic foot education on knowledge and foot self-care behaviour in patients with diabetes: A systematic review and meta-analysis. Journal of Clinical Nursing, 31(19–20), 2825–2839. https://doi.org/10.1111/jocn.16193

Ayaz, E. Y., Dincer, B., & Oğuz, A. (2022). The effect of foot care education for patients with diabetes on knowledge, self-efficacy and behavior: Systematic review and meta-analysis. International Journal of Lower Extremity Wounds, 21(3), 234–253. https://doi.org/10.1177/15347346221109047

Bus, S. A., Sacco, I. C. N., Monteiro-Soares, M., Rasmussen, A., Raspovic, A., & van Netten, J. J. (2023). Guidelines on the prevention of foot ulcers in persons with diabetes (IWGDF 2023 update). Diabetes/Metabolism Research and Reviews, 40(Suppl. 1), e3651. https://doi.org/10.1002/dmrr.3651

Drovandi, A., Seng, B., & Golledge, J. (2023). Effectiveness of diabetes-related foot education interventions on knowledge, self-care behaviours and foot ulcer outcomes: A systematic review and meta-analysis. International Wound Journal. https://doi.org/10.1111/iwj.14318

Drovandi, A., Seng, L., & Golledge, J. (2024). Effectiveness of educational interventions for diabetes-related foot disease: A systematic review and meta-analysis. Diabetes/Metabolism Research and Reviews, 40(3), e3746. https://doi.org/10.1002/dmrr.3746

Faswita, W., & Herawati. (2022). Efektivitas edukasi perawatan kaki dan senam kaki pada lansia dalam upaya pencegahan diabetic foot ulcer di Puskesmas Tanah Tinggi. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 95–101.

Hu, X., Zhang, Y., Chen, Y., & Zhang, Y. (2023). Validation and application of the 2019 International Working Group on the Diabetic Foot risk stratification in Chinese patients. Journal of Diabetes Investigation, 14(5), 1004–1012.

Ilmiah, J., Syamsi, N., Lalla, N., Rumatiga, J., & Karsa, P. S. (2022). Ketidakstabilan kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe II. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11, 473–479.

International Diabetes Federation. (2021). IDF diabetes atlas (10th ed.). Brussels, Belgium: Author.

Jeffcoate, W., & Kerr, M. (2022). The costs of foot disease in diabetes in resource-poor countries. Diabetic Medicine, 39(9), e14900.

Julianda, J. N., Khasanah, S., & Susanti, I. (2025). Edukasi perawatan kaki pada penderita diabetes melitus tipe II sebagai upaya pencegahan ulkus kaki diabetes melitus di Puskesmas Purwokerto Barat. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2022. Jakarta, Indonesia: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Lazzarini, P. A., Cramb, S. M., Golledge, J., Morton, J. I., Magliano, D. J., & van Netten, J. J. (2023). Global trends in the incidence of hospital admissions for diabetes-related foot disease and amputations: A review of national rates in the 21st century. Diabetologia, 66(2), 267–287.

Latif, P. A., & Anggraeni, R. (2025). Korelasi hasil HbA1C dengan laju endap darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSA UGM Yogyakarta. Galenical, 4(5), 69–80.

Lipsky, B. A., Senneville, E., Abbas, Z. G., Aragón-Sánchez, J., Diggle, M., Embil, J. M., Kono, S., Lavery, L. A., Malone, M., van Asten, S. A., Urbancic-Rovan, V., & van Netten, J. J. (2023). Guidelines on the diagnosis and treatment of foot infection in persons with diabetes (IWGDF 2023 update). Diabetes/Metabolism Research and Reviews, 40(Suppl. 1), e3652. https://doi.org/10.1002/dmrr.3652

Monteiro-Soares, M., Russell, D., Boyko, E. J., Jeffcoate, W., Mills, J. L., Morbach, S., & Game, F. (2023). Guidelines on the classification of the risk of foot ulceration in people with diabetes (IWGDF 2023 update). Diabetes/Metabolism Research and Reviews, 40(Suppl. 1), e3650. https://doi.org/10.1002/dmrr.3650

Pemerintah Kota Malang. (2024). Profil Kesehatan Kota Malang Tahun 2024. Malang, Indonesia: Dinas Kesehatan Kota Malang.

Raharjo, S. B., Suratmin, R., Maulidia, D., & Pratiwi, O. (2022). Perawatan luka ulkus diabetikum: Tinjauan literatur. Jurnal Keperawatan, 1(2), 98–104.

Schaper, N. C., van Netten, J. J., Apelqvist, J., Bus, S. A., Hinchliffe, R. J., & Lipsky, B. A. (2023). Practical guidelines on the prevention and management of diabetes-related foot disease (IWGDF 2023 update). Diabetes/Metabolism Research and Reviews, 40(Suppl. 1), e3657. https://doi.org/10.1002/dmrr.3657

Suputra, P. A. (2021). Diabetes melitus tipe 2: Faktor risiko, diagnosis, dan penatalaksanaan. Ganesha Medicine Journal, 1(2), 114–120.

Tim Rahman, H. F. (2020). Pengaruh edukasi perawatan kaki dengan media flip chart terhadap perubahan perilaku klien diabetes melitus. LPPM.

Wintoko, R., Dwi, A., & Yadika, N. (2020). Manajemen terkini perawatan luka (Update wound care management). Jurnal Kedokteran Meditek, 26(4), 183–189.

World Health Organization. (2021). Diabetes. Geneva, Switzerland: World Health Organization.

Diterbitkan

2026-07-25

Cara Mengutip

Implementasi Edukasi Pencegahan Ulkus Diabetikum terhadap Perilaku Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Gribig. (2026). Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi Dan Kesehatan, 2(2), 273-287. https://doi.org/10.71417/galen.v2i2.243