Perbedaan Frekuensi Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester I Sebelum dan Setelah Pemberian Akupresur Titik Perikardium 6

Penulis

  • Linda Astuti Wiyono Universitas 'Aisyiyah Surakarta Penulis
  • Kamidah Universitas 'Aisyiyah Surakarta Penulis

DOI:

https://doi.org/10.71417/galen.v2i2.282

Kata Kunci:

Akupresur PC6, Ibu Hamil, Mual Muntah

Abstrak

Latar Belakang: Kehamilan merupakan proses fisiologis yang dapat disertai berbagai perubahan dan keluhan, salah satunya mual dan muntah pada trimester I. Kondisi tersebut dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, menurunkan kenyamanan, memicu stres, serta meningkatkan risiko dehidrasi dan malnutrisi apabila tidak ditangani dengan baik. Akupresur titik Perikardium 6 (PC6) merupakan salah satu terapi komplementer yang dapat menjadi alternatif nonfarmakologis untuk membantu mengurangi mual dan muntah pada ibu hamil. Tujuan: Mengetahui perbedaan frekuensi mual muntah sebelum dan setelah pemberian akupresur titik PC6 pada ibu hamil trimester I. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 22 ibu hamil trimester I yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Intervensi akupresur pada titik PC6 dilakukan dengan cara menekan dan memutar searah jarum jam sebanyak 30 kali selama 5 hari berturut-turut, setiap pagi dan sore. Pengukuran frekuensi mual muntah dilakukan sebelum dan setelah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat kemaknaan 5%. Hasil: Rata-rata frekuensi mual muntah sebelum diberikan intervensi adalah 4,18, sedangkan setelah intervensi menurun menjadi 1,82, dengan penurunan rata-rata sebesar 2,36. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p-value = 0,001 (p < 0,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara frekuensi mual muntah sebelum dan setelah pemberian akupresur PC6. Kesimpulan: Terdapat perbedaan frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I sebelum dan setelah pemberian akupresur PC6. Akupresur PC6 dapat menjadi salah satu terapi komplementer nonfarmakologis untuk membantu mengurangi frekuensi mual dan muntah pada ibu hamil trimester I.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Diana, S., & Sumarni, S. (2024). Terapi non farmakologi terhadap mual muntah dan hiperemesis gravidarum pada ibu hamil: A literature review. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 24(2), 1542. https://doi.org/10.33087/jiubj.v24i2.5457

Evayanti, Y., Nurliyani, & Artik, Y. (2022). Pengaruh akupresur Perikardium 6 terhadap mual muntah kehamilan kurang 16 minggu. Jurnal Perak Malahayati, 4(1), 40–45.

Fatmasari, D., Rejeki, S., & Suparmi. (2022). Asuhan kesehatan ibu hamil dan janin dalam kandungan: Tinjauan kesehatan dasar gigi & mulut ibu selama kehamilan. Unimus Press. http://repository.unimus.ac.id/5275/1/Buku%20dan%20Cek%20SImilarity%20Buku%20Asuhan.pdf

Hasna, A., Nurunnisa, S., Syami, D., Izzati, O. N., Aristya, D. A., Wibowo, A. D. S., Anjani, R. B. P. D., & Wahyudin. (2024). Efektivitas pemberian jahe (Zingiber officinale) sebagai antiemetik pada ibu hamil: Literatur review. Medical and Health Journal, 3(2), 196–209. https://doi.org/10.20884/1.mhj.2024.3.2.11372

Herliani, Y., Efriani, R., Sujianti, Khodijah, U. P., Sundari, A., & Yolanda, S. (2024). Buku ajar asuhan kebidanan pada kehamilan (Pertama). PT Nuansa Fajar Cemerlang Jakarta.

Lestari, A. D., Sadila, A. S., Nara, A. D., Putri, A. A. F., Febriani, A. N., & Barokah, A. F. (2022). Akupresur mengurangi mual muntah dalam kehamilan: Literature review. Jurnal Midwifery Science and Women's Health, 3(1), 8–15. https://doi.org/10.36082/jmswh.v3i1.566

Maheswara, A. N., & Christiani, N. (2022). Terapi komplementer akupresur pada titik Perikardium 6 dalam mengatasi mual dan muntah pada kehamilan di Poliklinik Kesehatan Desa Bekonang. [Nama jurnal tidak tercantum], 455–462.

Marliani, R., K, M. A., & Sugesti, R. (2024). Pengaruh pemberian aromaterapi papermint dan akupresur Perikardium Enam terhadap penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Karangpawitan tahun 2023. [Nama jurnal tidak tercantum], 4, 3162–3177.

Mulyandari, A., & Alvina, D. (2022). Terapi akupresur pada ibu hamil dengan emesis gravidarum. Jurnal Medika Nusantara?, 4(2), 28–37. https://doi.org/10.57170/jmns.v4i2.97

Nuwa, L. K., Wulansari, I., & Mursyidah, A. (2025). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian emesis gravidarum pada kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Limboto. Miracle Journal of Health Sciences and Research, 1(2), 1–26. https://ejurnal.ladkes.com/index.php/mjhsr

Pascual, Z. N., & Langaker, M. D. (2023). Physiology, pregnancy. In StatPearls. StatPearls Publishing. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK559304/

Sari, D., & Wahyuningsih, I. R. (2025). Pengaruh akupresur titik Perikardium 6 terhadap mual muntah pada ibu hamil trimester 1 di PMB Ariyawati Susiandari, S.Tr.Keb., Bdn. [Nama jurnal tidak tercantum], 3, 1–[halaman tidak tercantum].

Sari, S. I. P., & Hindratni, F. (2022). Emesis gravidarum dengan akupresur. Taman Karya.

Suprapti, D., Oktadiarini, D., & Xaverius, F. (2024). Efektifitas pemberian terapi accupressure titik Pericardium 6 dalam membantu menurunkan mual dan muntah pada ibu hamil trimester 1 di Klinik Utama Permata Ibu Kec. Kumai Kab. Kotawaringin Barat. Informasi dan Promosi Kesehatan, 3(1), 102–110. https://doi.org/10.58439/ipk.v3i1.228

Syaiful, Y., & Fatmawati, L. (2024). Manfaat seduhan jahe dan madu untuk emesis gravidarum. Penerbit Sagusatal Indonesia.

Yuliana, A., Listyani, T. A., Rahmasari, I., Ifalahma, D., & Wargani, R. N. (2025). Kombinasi acupressure massage dan aromaterapi lemon (Citrus) sebagai penatalaksanaan emesis gravidarum pada ibu hamil. Infokes: Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan, 15(1), 19–24. https://ojs.udb.ac.id/index.php/infokes/article/view/4733

Diterbitkan

2026-08-24

Cara Mengutip

Perbedaan Frekuensi Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester I Sebelum dan Setelah Pemberian Akupresur Titik Perikardium 6. (2026). Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi Dan Kesehatan, 2(2), 866-878. https://doi.org/10.71417/galen.v2i2.282