Hubungan Pengetahuan dan Sikap terhadap Keterampilan Penanganan Pestisida pada Petani Nanas (Studi Kasus: Desa Manggis Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri)

Penulis

  • Viola Az Zahra Universitas STRADA Indonesia Penulis
  • Ukik Agustina Universitas Strada Indonesia Penulis

DOI:

https://doi.org/10.71417/galen.v2i2.284

Kata Kunci:

Keterampilan, Penanganan Pestisida, Pengetahuan, Sikap remaja

Abstrak

Penggunaan pestisida yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko paparan pestisida dan gangguan kesehatan pada petani. Pengetahuan dan sikap merupakan faktor yang dapat memengaruhi keterampilan petani dalam melakukan penanganan pestisida secara aman. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap dengan keterampilan penanganan pestisida pada petani nanas di Desa Manggis, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 133 petani nanas yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan, kuesioner sikap, dan lembar observasi keterampilan. Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 116 orang (87,2%), sikap cukup sebanyak 89 orang (66,9%), dan keterampilan tidak terampil sebanyak 80 orang (60,2%). Pada responden berpengetahuan baik, 53 orang (45,7%) terampil dan 63 orang (54,3%) tidak terampil. Berdasarkan sikap, 29 orang (65,9%) dengan sikap positif terampil, sedangkan pada sikap cukup hanya 24 orang (27,0%) yang terampil. Terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan dan sikap dengan keterampilan penanganan pestisida (p < 0,05). Peningkatan keterampilan perlu didukung edukasi aplikatif, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan berkelanjutan.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Amelia, S., Putri, M. A., & Ibnusina, F. (2022). Karakteristik dan pengetahuan petani cabai merah terhadap penggunaan pestisida kimia: Studi kasus di Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota, Indonesia. AgriHealth: Journal of Agri-food, Nutrition and Public Health, 3(2), 133–142. doi:10.20961/agrihealth.v3i2.63032

Cahyani, T. N., Mayasari, D. A., & Wulandari, D. R. S. (2022). Pengetahuan, sikap, dan tindakan petani padi ketan di Desa Penanggungan terhadap penggunaan alat pelindung diri (APD) saat aplikasi pestisida di lapangan. Jurnal EnviScience (Environment Science), 6(1), 72–81. doi:10.30736/jev.v6i1.343

Entianopa. (2021). Hubungan penggunaan alat pelindung diri (APD), sikap, dan perilaku petani saat penyemprotan pestisida pada kelompok tani. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), 6(2), 131–133. doi:10.51933/health.v6i2.520

Hayat, A. M. F., Nurazizah, W., Noviponiharwani, N., Rahman, S. F., & Sunu, B. (2023). Hubungan pengetahuan dan sikap petani dengan pemakaian alat pelindung diri (APD) saat penyemprotan pestisida. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(3), 16278–16285. doi:10.31004/prepotif.v7i3.20287

Himayati, H., & Susilowati, I. T. (2023). Hubungan masa kerja dan paparan pestisida terhadap kadar cholinesterase petugas penyemprot di perkebunan kelapa sawit. Jurnal Kesehatan, 14(2), 235–240. doi:10.26630/jk.v14i2.3247

Istriningsih, I., et al. (2022). Farmers’ knowledge and practice regarding good agricultural practices (GAP) on safe pesticide usage in Indonesia. Heliyon, 8, e08708. doi:10.1016/j.heliyon.2021.e08708

Lestari, D. P., Nasution, P. N., Pulungan, A. S., & Situmorang, N. (2025). Studi kelayakan etis tentang penggunaan pestisida kimia di UPT Pengembangan Benih Hortikultura. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1), 11397–11401. doi:10.31004/jptam.v9i1.26504

Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu perilaku kesehatan. Jakarta, Indonesia: Rineka Cipta.

Rahmansyah, S. F. (2023). Perilaku penggunaan alat pelindung diri pada petani padi di Dusun Borongloe Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa. Jurnal Ilmiah OHSE (Occupational Health Safety Environment) Media, 7(2), 16–22.

Sahat, D., & Manalu, D. S. T. (2021). Hubungan pengetahuan, sikap dan tindakan petani dengan penggunaan pestisida di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 14(1), 7–17. doi:10.51852/jpp.v14i1.413

Sapta, W. A., & Lestari, S. O. (2023). Pengetahuan dan sikap terhadap perilaku petani dalam penggunaan pestisida di Desa Liman Benawi Kecamatan Trimurjo. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(3), 2761–2768. doi:10.31004/jkt.v4i3.17637

Susanto, A., Suratna, F. S. N., & Sari, Y. (2023). The relationship of knowledge and period of work with compliance in the use of farmers’ pesticide spray PPE in Triyagan Village. Jurnal Kesehatan Lingkungan: Jurnal dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan, 20(1), 51–58. doi:10.31964/jkl.v20i1.459

Tarigan, W. Y. B., Siregar, S. D., & Hartono. (2024). Hubungan faktor pendidikan, pelatihan, pengetahuan, ekonomi dan penggunaan APD dalam penggunaan pestisida di Desa Cinta Rakyat tahun 2023. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(3), 8259–8265. doi:10.31004/jkt.v5i3.31696

World Health Organization. (2019). The WHO recommended classification of pesticides by hazard. Geneva, Switzerland: World Health Organization.

World Health Organization. (2020). Guidelines for personal protection when handling and applying pesticides: International code of conduct on pesticide management. Geneva, Switzerland: World Health Organization.

Diterbitkan

2026-08-23

Cara Mengutip

Hubungan Pengetahuan dan Sikap terhadap Keterampilan Penanganan Pestisida pada Petani Nanas (Studi Kasus: Desa Manggis Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri). (2026). Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi Dan Kesehatan, 2(2), 805-819. https://doi.org/10.71417/galen.v2i2.284