Pegaruh Salep Ekstrak Kulit Kacang Tanah (Arachis Hypogaea L.) terhadap Penyembuhan Luka Sayat pada Kelinci Jantan New Zealand White

Penulis

  • Rahmawati Universitas Duta Bangsa Surakarta Penulis
  • Septian Maulid Wicahyo Universitas Duta Bangsa Surakarta Penulis
  • Bagas Ardiyantoro Universitas Duta Bangsa Surakarta Penulis

DOI:

https://doi.org/10.71417/galen.v2i2.297

Kata Kunci:

Arachis hypogea L., salep, penyembuhan luka sayat, kelinci jantan New Zealand White

Abstrak

Latar belakang: Luka sayat merupakan salah satu jenis luka yang sering terjadi akibat benda tajam dan memerlukan penanganan tepat agar proses penyembuhan optimal. Kulit kacang tanah (Arachis hypogaea L.) mengandung flavonoid, tanin, saponin, alkaloid, dan terpenoid yang berpotensi sebagai antioksidan, antiinflamasi, dan antibakteri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh salep ekstrak kulit kacang tanah terhadap penyembuhan luka sayat pada kelinci jantan, mengevaluasi mutu fisik sediaan, dan menentukan konsentrasi paling efektif. Metode: Penelitian eksperimental laboratorik dengan rancangan Posttest Only Group Design menggunakan kelinci jantan New Zealand White yang dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kontrol negatif, kontrol positif (Betadine®), serta salep ekstrak konsentrasi 5%, 10%, dan 15%. Parameter meliputi mutu fisik, penyusutan panjang luka, persentase penyembuhan, dan Area Under Curve (AUC). Hasil: Seluruh formula memenuhi persyaratan mutu fisik. Salep ekstrak kulit kacang tanah berpengaruh terhadap penyembuhan luka, dengan konsentrasi 15% menunjukkan efektivitas terbaik berdasarkan nilai AUC dan persentase penyembuhan. Kesimpulan: Salep ekstrak kulit kacang tanah berpengaruh terhadap penyembuhan luka sayat dan memenuhi persyaratan mutu fisik. Variasi konsentrasi memengaruhi efektivitas penyembuhan luka.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Criollo-Mendoza, M. S., Contreras-Angulo, L. A., Leyva-López, N., Gutiérrez-Grijalva, E. P., Jiménez-Ortega, L. A., & Heredia, J. B. (2023). Wound healing properties of natural products: Mechanisms of action. Molecules, 28(2), 598. https://doi.org/10.3390/molecules28020598

El-Sherbeni, S. A., & Negm, W. A. (2023). The wound healing effect of botanicals and pure natural substances used in in vivo models. Inflammopharmacology, 31, 755–772. https://doi.org/10.1007/s10787-023-01157-5

Fadilah, N. I. M., Phang, S. J., Kamaruzaman, N., et al. (2023). Antioxidant biomaterials in cutaneous wound healing and tissue regeneration: A critical review. Antioxidants, 12(4), 787. https://doi.org/10.3390/antiox12040787

Fernandes, A., Rodrigues, P. M., Pintado, M., & Tavaria, F. K. (2023). A systematic review of natural products for skin applications: Targeting inflammation, wound healing, and photo-aging. Phytomedicine, 115, 154824. https://doi.org/10.1016/j.phymed.2023.154824

Gwarzo, I. D., Bohari, S. P. M., Wahab, R. A., & Zia, A. (2022). Recent advances and future prospects in topical creams from medicinal plants to expedite wound healing: A review. Biotechnology & Biotechnological Equipment, 36(1), 82–94. https://doi.org/10.1080/13102818.2022.2053340

Kilis, T. N. I., Karauwan, F. A., Sambou, C. N., & Lengkey, Y. K. (2020). Formulasi sediaan salep ekstrak daun salam (Syzygium polyanthum) sebagai antibakteri Staphylococcus aureus. Biofarmasetikal Tropis, 3(1), 46–53. https://doi.org/10.55724/j.biofar.trop.v3i1.255

Kim, M. Y., Kim, H. J., Lee, Y. Y., Kim, M. H., Lee, J. Y., Kang, M. S., Koo, B. C., & Lee, B. W. (2021). Antioxidant and anti-inflammatory effects of peanut (Arachis hypogaea L.) skin extracts of various cultivars in oxidative-damaged HepG2 cells and LPS-induced RAW 264.7 macrophages. Food Science & Nutrition, 9(2), 973–984. https://doi.org/10.1002/fsn3.2064

Kyei, S. K., Eke, W. I., Abdul-Karim, H., Darko, G., & Akaranta, O. (2021). Phytochemicals from peanut (Arachis hypogaea L.) skin extract with potential for pharmacological activity. Current Bioactive Compounds, 17(9). https://doi.org/10.2174/1573407217666210202092052

Lestari, G., Dharmayanti, L., Samudera, A. G., Hadjiansyah, Y., & Lestari, E. (2022). Formulasi sediaan salep ekstrak daun bidara Arab (Ziziphus mauritiana Lam.) sebagai obat luka sayat pada kulit kelinci putih jantan (Oryctolagus cuniculus). Jurnal Ilmiah JOPHUS: Journal of Pharmacy UMUS, 4(1), 18–25. https://doi.org/10.46772/jophus.v4i01.686

Liu, E., Gao, H., Zhao, Y., Pang, Y., Yao, Y., Yang, Z., Zhang, X., Wang, Y., Yang, S., Ma, X., Zeng, J., & Guo, J. (2022). The potential application of natural products in cutaneous wound healing: A review of preclinical evidence. Frontiers in Pharmacology, 13, 900439. https://doi.org/10.3389/fphar.2022.900439

Maslahah, N. (2024). Standar simplisia tanaman obat sebagai bahan sediaan herbal. Balai Pengujian Standar Instrumen Tanaman Rempah, Obat dan Aromatik (BSIP TROA).

Moses, R. L., Prescott, T. A. K., Mas-Claret, E., Steadman, R., & Sloan, A. J. (2023). Evidence for natural products as alternative wound-healing therapies. Biomolecules, 13(3), 444. https://doi.org/10.3390/biom13030444

Mssillou, I., Bakour, M., Slighoua, M., Laaroussi, H., Saghrouchni, H., Amrati, F. E. Z., Lyoussi, B., & Derwich, E. (2022). Investigation on wound healing effect of Mediterranean medicinal plants and some related phenolic compounds: A review. Journal of Ethnopharmacology, 298, 115663. https://doi.org/10.1016/j.jep.2022.115663

Ningrat, A. W. S., Marths, S., Karmilah, Utami, S. M., Yuliarati, Sutoro, M. F., & Sodik, J. J. (2021). Biologi farmasi. Yayasan Cendikia Mulia Mandiri.

Priyanka, K., Sahoo, R. N., Nanda, A., Kanhar, S., Das, C., Sahu, A., Naik, P. K., & Nayak, A. K. (2024). Wound healing activity of topical herbal gels containing Barringtonia acutangula fruit extract: In silico and in vivo studies. Chemistry & Biodiversity, 21, e202400147. https://doi.org/10.1002/cbdv.202400147

Sihite, M., Nugrahini, Y. L. R. E., & Simanjuntak, E. M. (2021). Efektivitas ekstrak kulit kacang tanah dan bakteri Lactobacillus acidophilus sebagai sinbiotik. Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan, 2(4), 225–233. https://doi.org/10.24198/jnttip.v2i4.29998

Subramanian, S. S., Duraipandian, C., Alsayari, A. A., et al. (2023). Wound healing properties of a new formulated flavonoid-rich fraction from Dodonaea viscosa Jacq. leaves extract. Frontiers in Pharmacology, 14, 1096905. https://doi.org/10.3389/fphar.2023.1096905

Wintoko, R., & Yadika, A. D. N. (2020). Manajemen terkini perawatan luka: Update wound care management. Jurnal Kedokteran Universitas Lampung, 4(2), 183–189.

Wurnasari, A. A., Artini, K. S., & Permata, B. R. (2023). Uji efektivitas sediaan salep ekstrak daun kenikir (Cosmos caudatus Kunth) terhadap penyembuhan luka sayat pada kelinci jantan New Zealand White. Jurnal Medika Nusantara, 1(4), 337–353. https://doi.org/10.59680/medika.v1i4.635

Zahran, I., Mursyid, M., & Hurria, H. (2022). Uji efek penyembuhan luka sayat pada kelinci (Oryctolagus cuniculus) menggunakan getah jarak pagar (Jatropha curcas L.) dalam bentuk sediaan gel. Jurnal Surya Medika (JSM), 8(3), 81–85.

Diterbitkan

2026-08-29

Cara Mengutip

Pegaruh Salep Ekstrak Kulit Kacang Tanah (Arachis Hypogaea L.) terhadap Penyembuhan Luka Sayat pada Kelinci Jantan New Zealand White. (2026). Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi Dan Kesehatan, 2(2), 712-726. https://doi.org/10.71417/galen.v2i2.297